RANTING: Ramadhan Training, Inspiring dan Writing

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ MD) menghadirkan sebuah program spesial bertajuk RANTING (Ramadhan Training, Inspiring & Writing). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial mahasiswa Manajemen Dakwah dalam berbagi kebahagiaan dan semangat Ramadhan bersama adik-adik di Panti Asuhan Harapan Kita.

Mengusung tema “Goresan Pena Ramadhan: Mengukir Kreativitas, Menebar Inspirasi dan Berbagi Kebahagiaan”, kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah edukatif, kreatif, dan inspiratif yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan motivasi serta pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

Kegiatan RANTING dilaksanakan pada:

  • Tanggal: 27 Februari dan 14 Maret 2026
  • Waktu: 14.00 WITA – selesai
  • Tempat: Panti Asuhan Harapan Kita

Kegiatan ini turut dihadiri oleh dosen homebase Jurusan Manajemen Dakwah yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Kehadiran para dosen menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk terus aktif melaksanakan kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa program RANTING hadir sebagai media untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa empati sosial, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan di bulan penuh berkah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas dan semangat berbagi melalui berbagai aktivitas positif.

Adapun rangkaian kegiatan inti dalam program RANTING meliputi:

  1. Games Kreatif
    Kegiatan permainan edukatif dan interaktif yang bertujuan membangun semangat kebersamaan, kekompakan, serta melatih kreativitas peserta.
  2. Hunting Pahala
    Rangkaian kegiatan bernuansa islami yang diisi dengan aktivitas berbagi, motivasi keagamaan, serta penguatan nilai-nilai Ramadhan.
  3. Menulis Kreatif
    Sesi pelatihan menulis yang bertujuan mengembangkan kemampuan literasi dan kreativitas peserta dalam menuangkan ide serta inspirasi melalui tulisan.
  4. Launching Buku
    Menjadi salah satu agenda spesial dalam kegiatan RANTING sebagai bentuk apresiasi terhadap karya dan semangat literasi mahasiswa Manajemen Dakwah

Suasana kegiatan dipenuhi dengan antusiasme dan keceriaan, baik dari mahasiswa maupun adik-adik panti asuhan. Interaksi hangat yang terjalin selama kegiatan menjadi bukti bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah secara personal, tetapi juga momentum untuk berbagi kebahagiaan dan menebarkan manfaat kepada sesama.

Melalui program RANTING, HMJ Manajemen Dakwah berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang inspiratif, bermanfaat, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata semangat mahasiswa Manajemen Dakwah dalam mengimplementasikan nilai-nilai dakwah melalui aksi sosial, kreativitas, dan kepedulian kemanusiaan

Sebagai penutup rangkaian kegiatan RANTING (Ramadhan Training, Inspiring & Writing), acara diakhiri dengan pelaksanaan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ MD) dan pihak Panti Asuhan Harapan Kita. Penandatanganan MoU tersebut menjadi simbol terjalinnya kerja sama dan komitmen bersama dalam mendukung kegiatan sosial, pendidikan, serta pembinaan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan.

Prosesi penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Ketua HMJ Manajemen Dakwah bersama pengurus Panti Asuhan Harapan Kita dan turut disaksikan oleh dosen homebase Jurusan Manajemen Dakwah. Kehadiran para dosen dalam momen tersebut menjadi bentuk dukungan penuh terhadap upaya mahasiswa dalam membangun kolaborasi sosial dan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan yang inspiratif dan edukatif.

Suasana penutupan kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, pihak pengurus Panti Asuhan Harapan Kita menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada HMJ MD atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada anak-anak panti asuhan melalui program RANTING. Mereka berharap kerja sama yang telah dibangun dapat terus berlanjut melalui berbagai program positif lainnya di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua HMJ Manajemen Dakwah dalam penyampaiannya mengatakan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan silaturahmi dan membangun sinergi yang berkelanjutan antara HMJ MD dan Panti Asuhan Harapan Kita. Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus menjadi budaya organisasi dalam menanamkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi kepada sesama.

Dengan adanya kerja sama tersebut, HMJ Manajemen Dakwah berharap program-program sosial dan edukatif dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan foto bersama seluruh peserta, panitia, dosen homebase Manajemen Dakwah, serta pengurus Panti Asuhan Harapan Kita sebagai bentuk kenang-kenangan atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Ramadhan yang penuh makna dan kebersamaan tersebut.

Inspiratif! Silfani Hunta, Mahasiswi Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo Ini Berhasil Raih Beasiswa BI dan Tampil Aktif di GENBI

Mahasiswi Manajemen Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali mengudara dengan kemampuanya

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo. Salah satu mahasiswi Jurusan Manajemen Dakwah, Silfani Hunta, berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Bank Indonesia (BI) melalui program Generasi Baru Indonesia (GENBI). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Manajemen Dakwah mampu bersaing dan menunjukkan kualitas akademik maupun organisasi di tingkat perguruan tinggi.

Sebagai penerima Beasiswa BI, Silfani tidak hanya dituntut memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kepemimpinan, dan pengembangan diri. Hal tersebut dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam kegiatan Musyawarah Komisariat GENBI IAIN Sultan Amai Gorontalo, yang menjadi forum penting dalam memperkuat solidaritas, regenerasi kepemimpinan, serta pengembangan program kerja organisasi penerima Beasiswa Bank Indonesia.

Kegiatan musyawarah tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh seluruh anggota GENBI Komisariat IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dalam kegiatan itu, Silfani Hunta turut mengambil bagian sebagai representasi mahasiswa yang aktif, berintegritas, dan memiliki semangat kontribusi terhadap pengembangan organisasi serta kemajuan mahasiswa penerima beasiswa.

Silfani Hunta dikenal sebagai sosok mahasiswa yang aktif dan memiliki dedikasi tinggi dalam dunia akademik maupun organisasi. Sebagai mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah, dirinya dinilai mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, komunikasi, dan pengabdian sosial yang menjadi bagian penting dalam disiplin keilmuan dakwah. Keberhasilannya menjadi penerima Beasiswa BI sekaligus keterlibatannya dalam GENBI diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan aktif dalam kegiatan positif.

Melalui program GENBI, para penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan dukungan pendidikan, tetapi juga dibina menjadi generasi muda yang unggul, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kehadiran mahasiswa seperti Silfani Hunta menjadi gambaran bahwa mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo mampu berkontribusi dalam membangun generasi intelektual yang berdaya saing dan berkarakter.

Dengan pencapaian tersebut, Silfani Hunta diharapkan terus mengembangkan potensi diri serta mampu membawa nama baik Jurusan Manajemen Dakwah dan IAIN Sultan Amai Gorontalo di berbagai bidang, baik akademik, organisasi, maupun pengabdian kepada masyarakat.

MANAJEMEN DAKWAH!!!!

SIAP, SUKSES, YES

International Seminar :Development Of Da’wah Competences Through New Media Communication In Society Era 5.0

Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Gorontalo kembali mencatat prestasi penting dalam upaya meningkatkan kompetensi akademik dan kolaborasi internasional. Pada tanggal 23 September 2024, Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo sukses mengadakan seminar internasional bertajuk “Development of Da’wah Competences Through New Media Communication in Society Era 5.0”. Seminar ini sekaligus menjadi momen bersejarah bagi Jurusan Manajemen Dakwah, yang menjalin kerja sama strategis dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

Seminar internasional ini mengusung tema “Development of Da’wah Competences Through New Media Communication in Society Era 5.0,” yang berfokus pada pengembangan kompetensi dakwah melalui media baru dalam era masyarakat 5.0. Tema ini relevan dengan tantangan dan peluang dakwah di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Hadir sebagai pembicara utama dalam seminar adalah, Prof. Dr. Ahmad Fauzi bin Mohd Ayub, pakar dakwah dan media digital dari USIM, Dr. Nurhayati Ibrahim, dosen sekaligus peneliti di bidang komunikasi dan dakwah digital, Dr. Muhammad Ridwan, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo, yang berbagi perspektif tentang transformasi dakwah dalam konteks lokal. Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, praktisi dakwah, dan pemerhati media dari berbagai negara, baik secara luring maupun daring.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan  Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Gorontalo, Prof. Dr. Abdul Haris. Dalam pidatonya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi internasional untuk menjawab tantangan dakwah di era digital.

“Kerja sama antara IAIN Gorontalo dan USIM merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang dakwah. Kami berharap seminar ini menjadi wadah bagi pertukaran gagasan dan inovasi yang bermanfaat bagi umat,” ujar Prof. Abdul Haris.

 

Sesi utama seminar menghadirkan paparan mendalam dari para pembicara. Prof. Dr. Ahmad Fauzi bin Mohd Ayub menjelaskan bagaimana era masyarakat 5.0 membawa perubahan besar dalam pola komunikasi dan perilaku masyarakat. Beliau menekankan pentingnya adaptasi teknologi untuk mendukung penyebaran pesan dakwah yang lebih efektif dan inklusif.

“Era 5.0 adalah era integrasi manusia dan teknologi. Sebagai da’i, kita harus memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan media sosial untuk menciptakan konten dakwah yang relevan dan berdaya saing,” ungkap Prof. Ahmad Fauzi.

Dr. Nurhayati Ibrahim menambahkan perspektifnya tentang peran media baru dalam membangun komunitas dakwah global. Beliau memaparkan studi kasus tentang keberhasilan platform digital dalam menyebarkan pesan Islami ke berbagai penjuru dunia.

“Kompetensi dakwah tidak hanya tentang pengetahuan agama, tetapi juga kemampuan menggunakan alat komunikasi modern untuk menjangkau audiens yang lebih luas,” ujar Dr. Nurhayati.

Puncak dari seminar ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo dan Fakultas Dakwah USIM. Kerja sama ini mencakup beberapa aspek, antara lain, Kolaborasi Penelitian Kedua institusi sepakat untuk melakukan penelitian bersama yang berfokus pada pengembangan dakwah digital dan studi media baru, Program Pengabdian Masyarakat Implementasi program dakwah berbasis komunitas dengan memanfaatkan teknologi untuk pemberdayaan masyarakat, Pertukaran Akademik Program pertukaran dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan wawasan internasional, Pelatihan Kompetensi Dakwah Workshop dan pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan media digital.

Dr. Muhammad Ridwan, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah awal dari berbagai inisiatif yang akan dilakukan bersama USIM.

Seminar internasional “Development of Da’wah Competences Through New Media Communication in Society Era 5.0” telah membuktikan bahwa kolaborasi lintas negara dapat menghasilkan dampak yang signifikan. Melalui kerja sama antara IAIN Gorontalo dan USIM, diharapkan akan lahir inovasi-inovasi baru dalam dakwah yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan semangat kolaborasi ini, Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo terus melangkah maju untuk menjadi pusat unggulan dalam pengembangan dakwah digital. Kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat jaringan internasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.(humas)

 

 

JUARA III LOMBA TAHFIDZ JUZ 30 TINGKAT MAHASANTRI IAIN SULTAN AMAI GORONTALO

melalui ajang *Lomba Tahfidz Juz 30 Tingkat Mahasantri IAIN Sultan Amai Gorontalo* yang berlangsung dengan penuh khidmat, semangat, dan nuansa religius. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah pembinaan generasi Qur’ani sekaligus ajang pengembangan bakat mahasiswa dalam bidang hafalan Al-Qur’an.

Pada kompetisi bergengsi tersebut, Moh. Femas Dahia Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah berhasil meraih **Juara III** setelah menunjukkan kemampuan hafalan yang baik, ketepatan tajwid, kefasihan bacaan, serta penghayatan ayat yang mengesankan di hadapan dewan juri dan peserta lainnya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas spiritual dan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an.

Lomba Tahfidz Juz 30 tingkat mahasantri ini diikuti oleh berbagai peserta dari lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo yang memiliki kemampuan terbaik dalam menghafal Al-Qur’an. Suasana kompetisi berlangsung penuh antusiasme dan kekeluargaan, di mana setiap peserta tampil dengan kemampuan terbaik mereka untuk memberikan penampilan yang maksimal. Di tengah persaingan yang kompetitif tersebut, keberhasilan meraih posisi Juara III menjadi capaian yang sangat membanggakan.

Prestasi ini tidak hadir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dipenuhi dengan disiplin, kesungguhan, dan ketekunan dalam menjaga hafalan. Konsistensi dalam murojaah, latihan pelafalan, serta manajemen waktu antara aktivitas akademik dan ibadah menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju keberhasilan tersebut. Hal inilah yang menjadikan penghargaan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar kemenangan, tetapi juga sebagai hasil dari perjuangan dan istiqamah dalam menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an.

Ajang ini juga menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat generasi muda Islam untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus digitalisasi, kemampuan menjaga hafalan Al-Qur’an menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dan umat.

Keberhasilan meraih Juara III pada Lomba Tahfidz Juz 30 ini turut membawa nama baik Jurusan Manajemen Dakwah dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual dapat berjalan beriringan dan menghasilkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta berakhlak Qur’ani.

Melalui capaian ini, diharapkan lahir lebih banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, menjadikan hafalan sebagai bagian dari kehidupan, serta terus menghadirkan prestasi yang membanggakan di berbagai bidang. Semangat kompetisi yang sehat, nilai religius yang kuat, dan dedikasi terhadap Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam membangun generasi mahasiswa yang inspiratif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Prestasi Juara III Lomba Tahfidz Juz 30 yang di raih oleh Moh. Femas Dahia di Tingkat Mahasantri IAIN Sultan Amai Gorontalo ini menjadi bukti bahwa kerja keras, doa, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an akan selalu melahirkan hasil terbaik. Sebuah capaian yang tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan dan perjalanan pendidikan.

International Seminar:“The Brilliant Existence of the Millennial Generation in Using Technology to Increase Creative” HMJ Jurusan Manajemen PPI Hungaria X PPI India

Kegiatan internasional tersebut menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang akademik dan profesional, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya adalah Haekal Al Asyari dari University of Debrecen, Hungaria, Raihand Ramadhani Abdul Sayed penerima ICCR Scholarship MBA dari Mahatma Gandhi University India, Zenet Mohamad selaku Founder of Creative Community, Tri Salsa Inadjo Founder of Stars Community, serta Dian Adi Perdana, M.M., CPS, Vice President Perkumpulan Ahli Manajemen Dakwah Indonesia (PAMDI).

Seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai kalangan mahasiswa, akademisi, dan komunitas kreatif. Para narasumber membahas bagaimana teknologi saat ini menjadi sarana penting dalam membangun kreativitas, inovasi, serta memperluas peluang generasi muda untuk berkembang di tingkat global.

Dalam pemaparannya, Dian Adi Perdana menekankan pentingnya generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, kreativitas yang dipadukan dengan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan digital menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Sementara itu, para pembicara internasional turut memberikan perspektif global mengenai perkembangan teknologi dan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh generasi milenial dalam dunia pendidikan, bisnis, maupun pengembangan komunitas kreatif. Diskusi yang berlangsung interaktif tersebut semakin memperkaya wawasan peserta tentang pentingnya membangun kompetensi dan jejaring internasional di era digitalisasi.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk saling bertukar ide, pengalaman, serta memperluas relasi akademik dan profesional lintas negara. Kehadiran moderator Frisilya Hulinggato turut mendukung jalannya seminar menjadi lebih dinamis dan komunikatif.

Melalui seminar internasional ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi internasional dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era globalisasi.

INTERNASIONAL SEMINAR: PRESERVATION OF LOCAL CULTURE AND TRADITIONS IN THE DIGITAL ERA

Upaya menjaga eksistensi budaya lokal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital menjadi tema utama dalam kegiatan International Seminar yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Selasa, 11 Juni 2024. Seminar internasional ini mengangkat tema “Preservation of Local Culture and Traditions in The Digital Era”, sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya mempertahankan nilai budaya dan tradisi di tengah arus modernisasi global.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang organisasi, komunitas, dan mahasiswa internasional yang aktif dalam pengembangan budaya, pendidikan, dan kepemudaan. Seminar berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai kalangan mahasiswa dan masyarakat umum.

Adapun para pemateri yang hadir dalam kegiatan ini antara lain:

  1. Rizki Khairul Noce
    Founder of the IAIN Student Union
    Dalam pemaparannya, Rizki menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga identitas budaya lokal melalui pemanfaatan media digital dan komunitas kreatif sebagai sarana edukasi budaya kepada masyarakat luas.
  2. Dian Adi Perdana, M.M., CPS
    Vice of Secretary of Gerakan Pemuda Ansor Gorontalo (GP Ansor)
    Dian Adi Perdana menekankan bahwa perkembangan teknologi harus dijadikan sebagai peluang untuk memperkenalkan budaya lokal kepada dunia internasional. Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi pemuda dan organisasi sosial dalam menjaga nilai tradisi agar tetap relevan di era digital.
  3. Muhammad Farhan Qurota Yasir, Lc
    Member of the Indonesian Student Association in Tunisia
    Farhan membahas pengalaman mahasiswa Indonesia di luar negeri dalam memperkenalkan budaya nusantara di lingkungan internasional. Menurutnya, budaya lokal merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga dan dikenalkan melalui diplomasi budaya.
  4. Irmayanti Sipatu
    Founder of the Fraternal Alliance
    Irmayanti mengangkat pentingnya solidaritas sosial dan penguatan komunitas dalam melestarikan tradisi lokal, khususnya di kalangan generasi muda yang hidup di tengah perkembangan media sosial dan budaya digital.
  5. Diya Kaya Nilla
    Member of the Indonesian Student Association in Denmark
    Dalam penyampaiannya, Diya menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai media promosi budaya lokal secara global melalui konten digital, edukasi kreatif, dan jejaring internasional.

Kegiatan seminar dipandu oleh moderator Maryam Piris yang berhasil membawa suasana diskusi menjadi lebih aktif, komunikatif, dan inspiratif. Selama kegiatan berlangsung, para peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para pemateri terkait tantangan pelestarian budaya lokal di era digitalisasi.

Seminar internasional ini menjadi wadah penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga nilai budaya dan tradisi sebagai bagian dari identitas bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa teknologi digital tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang besar untuk memperluas promosi budaya lokal hingga ke tingkat internasional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal di tengah perubahan zaman yang semakin modern dan global.

Prestasi Membanggakan, Mahasiswa Manajemen Dakwah Sabet Harapan III Kategori Mahasiswa pada lomba Da’i Dai’yah

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah melalui ajang Audisi Da’i Da’iyah yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Al-Khidmah pada 4 April 2024. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bernama Amin Daliko berhasil meraih Juara Harapan III kategori mahasiswa setelah tampil memukau di hadapan dewan juri dan para peserta lainnya.

Kegiatan audisi ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta yang berasal dari berbagai kalangan mahasiswa dan generasi muda. Audisi Da’i Da’iyah tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan berdakwah, public speaking, serta pemahaman keislaman yang baik di tengah tantangan zaman modern.

Amin Daliko tampil percaya diri dengan membawakan materi dakwah yang inspiratif dan menyentuh. Gaya penyampaian yang komunikatif, disertai pesan-pesan religius yang dekat dengan kehidupan anak muda, berhasil menarik perhatian para juri maupun audiens yang hadir.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Manajemen Dakwah tidak hanya mampu memahami teori di bangku perkuliahan, tetapi juga dapat mengimplementasikan kemampuan dakwah secara nyata di tengah masyarakat. Raihan Juara Harapan III ini sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang dakwah dan kepemimpinan.

Pihak penyelenggara, Lembaga Dakwah Al-Khidmah, berharap kegiatan seperti ini dapat terus melahirkan generasi muda yang berani tampil, berakhlak baik, serta mampu menyampaikan nilai-nilai Islam dengan bijak dan penuh kesejukan.

Dengan prestasi yang diraih Amin Daliko, diharapkan semangat berdakwah di kalangan mahasiswa semakin tumbuh dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

MAHASISWA JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH MERAIH PENGHARGAAN “IKLAN FAVORIT KIM” PADA KEGIATAN “KIM (KELOMPOK INFORMASI MASYARAKT) AWARDS TAHUN 2023” YANG DILAKSANAKAN OLEH DINAS KOMINFO DAN PERSANDIAN KOTA GORONTALO DI BANTAYO LO YILADIYA, PADA TANGGAL 03 DESEMBER 2023

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah melalui ajang “KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Awards Tahun 2023” yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Gorontalo. Kegiatan tersebut berlangsung di Bantayo Lo Yiladiya pada Selasa, 03 Desember 2023.

Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah berhasil meraih penghargaan dalam kategori “Iklan Favorit KIM” berkat kreativitas dan inovasi yang ditampilkan dalam karya iklan yang mengangkat pesan edukatif dan informatif kepada masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam penyebaran informasi publik yang kreatif dan bermanfaat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh  Junaudi Abdullah, yang merupakan mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dari pihak kampus, dosen pembimbing, serta rekan-rekan tim yang telah membantu selama proses pembuatan karya iklan tersebut.

“saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. Semoga karya yang kami hadirkan dapat memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya teruta untuk adik-adik saya yang ada di jurusan Manajemen Dakwah untuk terus berkarya dan berinovasi,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Jurusan Manajemen Dakwah turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang komunikasi, informasi, dan dakwah kreatif di era digital.

Kegiatan KIM Awards Tahun 2023 sendiri merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo dan Persandian Kota Gorontalo sebagai bentuk apresiasi kepada individu maupun kelompok yang aktif dalam penyebaran informasi positif dan edukatif kepada masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan “Iklan Favorit KIM”, mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah diharapkan mampu terus menciptakan karya-karya kreatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

INTERNATIONAL STADIUM GENERAL: FACULTY USHULUDDIN OF DA’WA STATE ISLAMIC INSTITUT GORONTALO “INNOVATION AND ECTHIC IN THE ISLAMIC WORD BRIDGING TRADITION AND TACHNOLOGY”

International Stadium General yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Sultan Amai Gorontalo, menjadi wadah ilmiah berskala internasional yang mempertemukan para akademisi, cendekiawan muslim, dan peserta dari berbagai kalangan untuk mendiskusikan isu-isu strategis dalam dunia Islam modern. Mengusung tema “Innovation and Ethics in The Islamic World: Bridging Tradition and Technology”, kegiatan ini menghadirkan ruang dialog yang inspiratif mengenai bagaimana nilai-nilai tradisi Islam dapat berjalan selaras dengan perkembangan teknologi dan inovasi di era globalisasi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 18 September 2023 ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman internasional. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memperluas wawasan, memperkuat nilai etika Islam, serta membangun perspektif baru dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.

Seminar internasional ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan akademik, tetapi juga menjadi bentuk komitmen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dengan semangat kolaborasi dan intelektualitas, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang inovatif, beretika, serta mampu menjembatani harmonisasi antara tradisi dan teknologi di tengah perkembangan dunia modern.

Atmosfer kegiatan berlangsung penuh antusiasme sejak awal acara dimulai. Para peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, peneliti, hingga praktisi pendidikan tampak aktif mengikuti setiap sesi diskusi yang disajikan. Kehadiran para pemateri internasional memberikan warna tersendiri dalam seminar ini, terutama melalui penyampaian gagasan-gagasan konstruktif terkait tantangan dunia Islam di era digital dan transformasi teknologi yang terus berkembang pesat.

Melalui forum akademik ini, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan spiritual. Tema yang diangkat menjadi refleksi penting bahwa kemajuan teknologi tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga harus dibarengi dengan etika, nilai kemanusiaan, dan prinsip-prinsip keislaman yang kokoh.

Diskusi yang berlangsung selama kegiatan turut membuka ruang kolaborasi lintas budaya dan keilmuan. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai inovasi pendidikan, perkembangan media digital, dakwah modern, hingga tantangan etika dalam penggunaan teknologi di masyarakat muslim kontemporer. Hal ini menjadikan seminar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum akademik yang memperkuat jejaring intelektual dan semangat pembaruan dalam dunia pendidikan Islam.

Dengan terselenggaranya International Stadium General ini, diharapkan lahir pemikiran-pemikiran progresif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban Islam. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa perguruan tinggi Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral, spiritualitas, serta kepedulian sosial yang tinggi di tengah arus modernisasi global.

Pekan Pelatihan Bahasa Arab Session 1

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ MD) sukses menyelenggarakan kegiatan Pekan Bahasa Arab EMDE Session 1 dengan tema “التَّحِيَّةُ وَالتَّعَارُفُ” (Tahiyyah wa Ta’aruf) pada Jumat, 17 Maret 2023. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Dakwah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WITA.

Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan Ust. Basri, M.Hum. selaku pemateri utama yang juga dikenal sebagai Co-Founder LPU Go “Chiroh”. Adapun yang bertindak sebagai moderator dalam kegiatan ini adalah Abdullah Shidiq, mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada HMJ MD atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan bahasa Arab seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan kapasitas mahasiswa, khususnya dalam bidang komunikasi dan keilmuan Islam.

Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan bahasa yang baik sebagai bekal dalam dunia dakwah dan organisasi. Menurut beliau, bahasa Arab merupakan salah satu kunci utama dalam memahami literatur Islam serta memperluas wawasan keilmuan mahasiswa.

Beliau juga berharap agar kegiatan yang diprakarsai oleh HMJ MD tersebut dapat menjadi program berkelanjutan yang mampu melahirkan mahasiswa aktif, kreatif, dan berdaya saing. Selain itu, beliau memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tidak takut untuk belajar dan mempraktikkan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari, karena kemampuan bahasa akan berkembang melalui keberanian dan kebiasaan untuk terus mencoba.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta tampak fokus menyimak setiap materi yang disampaikan oleh pemateri. Dalam sesi pelatihan, Ust. Basri, M.Hum. menjelaskan pentingnya memahami dasar-dasar bahasa Arab, khususnya dalam penggunaan ucapan salam, sapaan, serta cara memperkenalkan diri dalam percakapan sehari-hari. Penyampaian materi dilakukan dengan metode interaktif dan komunikatif sehingga peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan materi yang dipelajari.

Tidak hanya itu, peserta juga diajak melakukan simulasi percakapan sederhana menggunakan bahasa Arab. Kegiatan praktik tersebut membuat suasana pelatihan menjadi lebih aktif dan menyenangkan. Gelak tawa serta semangat peserta terlihat ketika mereka mencoba berdialog menggunakan kosakata yang baru dipelajari. Moderator turut membantu mencairkan suasana dengan memandu jalannya diskusi dan interaksi antara pemateri dan peserta.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi HMJ MD dalam menciptakan ruang belajar yang kreatif dan produktif bagi mahasiswa. Selain menambah wawasan kebahasaan, pelatihan ini juga diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi dan bahasa keilmuan Islam.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta, panitia, pemateri, moderator, serta pihak jurusan melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan. Momen tersebut menjadi penutup yang penuh kesan dari kegiatan pelatihan bahasa Arab yang berlangsung sukses dan penuh antusiasme. HMJ MD berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa serta mempererat solidaritas di lingkungan Jurusan Manajemen Dakwah.