pada tanggal 15 November 2022, jurusan Manajemen Dakwah mengadakan kegiatan Bedah Buku yang sangat menarik dan bermanfaat bagi mahasiswa serta masyarakat akademis. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam buku yang sangat relevan dengan pengembangan diri, organisasi, dan dakwah, yaitu The Circle Blueprint. Bedah buku ini tidak hanya membahas isi buku secara rinci, tetapi juga menggali makna mendalam yang dapat diterapkan dalam konteks kehidupan sehari-hari, pengembangan karir, dan pengelolaan organisasi dakwah.
The Circle Blueprint adalah sebuah karya yang ditulis oleh seorang penulis ternama yang memiliki keahlian dalam manajemen organisasi dan pengembangan pribadi. Buku ini mengupas tuntas tentang bagaimana membangun sebuah organisasi atau komunitas yang solid, berbasis pada prinsip-prinsip yang mengedepankan hubungan yang sehat, komunikasi yang efektif, dan keberlanjutan dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Dalam konteks dakwah, buku ini memberikan wawasan yang sangat penting mengenai bagaimana merancang dan membentuk komunitas dakwah yang produktif dan berkesinambungan.
Latar Belakang Kegiatan
Dalam kehidupan modern yang penuh dengan tantangan, terutama dalam dunia dakwah, pemahaman tentang cara mengelola dan membangun organisasi yang efektif menjadi sangat penting. Kegiatan dakwah, baik itu di tingkat lokal maupun internasional, membutuhkan struktur organisasi yang baik, serta individu yang memiliki kemampuan untuk memimpin dan berkolaborasi dalam mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, buku The Circle Blueprint dianggap sebagai bahan bacaan yang sangat relevan untuk pengembangan organisasi dakwah yang solid dan berkesinambungan.
Acara bedah buku ini diadakan oleh jurusan Manajemen Dakwah dengan tujuan untuk memberikan wawasan tambahan kepada mahasiswa dan peserta lainnya mengenai pentingnya membangun fondasi yang kuat dalam setiap organisasi dakwah. Buku ini mengajarkan bagaimana menciptakan sebuah lingkaran pengaruh yang tidak hanya menguntungkan bagi anggota komunitas, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Tujuan Kegiatan Bedah Buku
Bedah Buku The Circle Blueprint memiliki beberapa tujuan yang penting, antara lain:
- Mendalami Prinsip-Prinsip Organisasi yang Efektif dalam Dakwah Buku ini memberikan berbagai prinsip dasar yang bisa diterapkan dalam organisasi dakwah untuk memastikan keberlanjutan, efektivitas, dan kesejahteraan anggotanya. Salah satu tujuan utama bedah buku ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang prinsip-prinsip dasar tersebut.
- Meningkatkan Kemampuan Manajerial Mahasiswa Selain mendalami prinsip-prinsip organisasi, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajerial mahasiswa dalam mengelola organisasi dakwah. Buku ini memberikan panduan yang berguna bagi mahasiswa dalam memimpin tim, mengelola sumber daya manusia, dan mengatasi tantangan dalam menjalankan organisasi.
- Mendorong Peserta untuk Membangun Komunitas yang Kuat dan Produktif Salah satu tema utama dalam buku ini adalah bagaimana membangun komunitas yang saling mendukung dan produktif. Melalui bedah buku ini, peserta diharapkan dapat menerapkan konsep-konsep yang dipelajari untuk membangun komunitas dakwah yang kuat dan berdampak.
- Mengajarkan tentang Kepemimpinan dalam Konteks Dakwah Buku ini juga mengulas berbagai gaya kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam organisasi dakwah. Dalam bedah buku ini, peserta diberikan wawasan mengenai bagaimana menjadi pemimpin yang efektif dalam organisasi dakwah, serta bagaimana menciptakan lingkungan yang mendukung kolaborasi dan kerja sama antar anggota.Kegiatan Bedah Buku The Circle Blueprint ini merupakan hasil kerja keras dari tim panitia yang terdiri dari mahasiswa jurusan Manajemen Dakwah. Persiapan dimulai beberapa minggu sebelum acara, dengan pemilihan pembicara dan penentuan jadwal yang tepat untuk menarik perhatian peserta.
Panitia memilih Muhamaad Jihad Firman, SE.,MM.,CHCM , seorang pakar manajemen organisasi yang juga aktif dalam dunia dakwah, sebagai pembicara utama dalam acara ini. Muhamaad Jihad Firman, SE.,MM.,CHCM memiliki pengalaman yang luas dalam mengelola organisasi dakwah dan pengembangan komunitas berbasis nilai-nilai Islam. Keahlian beliau di bidang ini sangat relevan untuk membedah isi buku dan menjelaskan penerapannya dalam konteks dakwah.
Selain itu, panitia juga mengundang beberapa tokoh dakwah dan pemimpin organisasi untuk ikut serta dalam acara tersebut, baik sebagai panelis maupun peserta diskusi. Panitia juga memastikan kegiatan ini diadakan di ruang seminar yang nyaman dengan fasilitas audio visual yang mendukung agar acara dapat berlangsung dengan lancar dan efektif.
Jalannya Kegiatan Bedah Buku
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan registrasi peserta. Begitu peserta tiba, mereka disambut oleh panitia yang telah siap membantu mereka untuk mengisi daftar hadir dan mendapatkan materi acara. Setelah registrasi, acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, yang menyampaikan pentingnya memahami prinsip-prinsip dasar dalam membangun sebuah organisasi yang solid, terlebih lagi dalam konteks dakwah.
Pembukaan dan Sambutan
Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dian Adi perdana, S.Sos.I., M.M menjelaskan bahwa bedah buku ini adalah salah satu langkah penting dalam memberikan bekal pengetahuan kepada mahasiswa mengenai manajemen organisasi dakwah. Muhamaad Jihad Firman, SE.,MM.,CHCM menekankan bahwa di era digital dan globalisasi ini, dakwah memerlukan pendekatan yang lebih sistematis dan terstruktur untuk memastikan pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas.
Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi panel yang melibatkan beberapa narasumber yang telah berpengalaman dalam mengelola organisasi dakwah.
Dalam diskusi panel ini, para peserta membahas bagaimana konsep-konsep dalam The Circle Blueprint dapat diterapkan dalam dunia dakwah. Mereka juga berbagi pengalaman tentang tantangan yang dihadapi dalam membangun organisasi dakwah, serta bagaimana cara mengatasi hambatan-hambatan tersebut.
Sesi Tanya Jawab
Setelah diskusi panel selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada pembicara dan panelis mengenai hal-hal yang masih belum mereka pahami tentang buku ini atau tentang penerapan konsep-konsep dalam dunia dakwah. Beberapa peserta bertanya tentang cara membangun komunitas dakwah yang inklusif dan efektif, serta bagaimana mengelola sumber daya manusia dalam organisasi dakwah.
Para panelis memberikan jawaban yang sangat berharga dan penuh wawasan. Mereka menekankan pentingnya membangun hubungan yang saling menghargai antar anggota, serta menjaga semangat gotong royong dan kerja sama dalam setiap langkah yang diambil oleh organisasi.
Penutupan
Acara bedah buku ini diakhiri dengan sambutan penutupan dari Ketua Panitia, yang menyampaikan terima kasih kepada semua peserta, narasumber, dan panelis yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Beliau juga mengajak peserta untuk terus mengembangkan wawasan mereka dalam hal manajemen organisasi dakwah, serta menerapkan konsep-konsep yang telah dibahas dalam kehidupan sehari-hari.



