Pelatihan Da’I Da’iyah (Menumbuhkan Jiwa Dakwah Pada Gen Z Untuk Membumikan Karakter Da’I Muda)

26 September 2024, sebuah acara penting bertajuk Pelatihan Da’I Da’iyah diadakan di Aula FUD IAIN SAG, dengan tema “Menumbuhkan Jiwa Dakwah pada Gen Z untuk Membumikan Karakter Da’I Muda”. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi muda, khususnya Gen Z, dengan pemahaman yang mendalam tentang dakwah serta membentuk karakter Da’I yang berintegritas dan berkomitmen terhadap ajaran Islam. Dalam dunia yang semakin berkembang pesat dengan kemajuan teknologi dan informasi, pelatihan ini diharapkan mampu menjadi wadah yang memperkuat peran aktif kaum muda dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar untuk memperkenalkan dakwah kepada generasi muda dengan cara yang relevan dan kontekstual. Pemilihan Gen Z sebagai sasaran utama tak lepas dari pengaruh besar mereka dalam dunia digital dan sosial. Dalam era media sosial yang sangat dinamis ini, dakwah bukan hanya tentang berbicara di mimbar masjid, tetapi juga melalui berbagai platform digital yang dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada pengembangan keterampilan praktis dalam dakwah. Dengan menghadirkan  pemateri yang berkompeten di bidangnya, peserta diberi kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek dakwah, baik yang bersifat lisan maupun melalui media digital.

Salah satu sesi yang menjadi sorotan adalah pelatihan berbicara di depan. Para peserta diajarkan teknik-teknik menyampaikan pesan secara efektif dan menarik, agar dakwah yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens. Ini menjadi penting karena, pada era digital, dakwah tak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui video pendek di media sosial, podcast, atau artikel online.

Pelatihan Da’I Da’iyah yang diselenggarakan pada 26 September 2024 ini berhasil menjadi wadah penting dalam memperkenalkan dakwah kepada Gen Z dengan cara yang kontekstual dan relevan. Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya dibekali dengan keterampilan teknis dalam berdakwah, tetapi juga diberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya membentuk karakter yang kuat sebagai seorang Da’I. Dengan begitu, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa kebaikan dan kedamaian bagi masyarakat, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Dalam era yang terus berkembang ini, generasi muda memiliki peran yang sangat strategis dalam menyebarkan pesan Islam yang damai dan penuh kasih. Pelatihan Da’I Da’iyah ini menjadi salah satu langkah awal yang sangat positif dalam mencetak Da’I muda yang siap menghadapi tantangan zaman, membawa Islam yang rahmatan lil ‘alamin ke tengah masyarakat, dan menciptakan perubahan yang lebih baik. (humas)

Mahasiswa Manajemen Dakwah, Raflin Ladau, Raih Juara 3 dalam Kompetisi Film Pendek Internasional

22 September 2024 – Raflin Ladau, mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, kembali mengharumkan nama kampusnya dengan meraih Juara 3 pada ajang bergengsi “The International Competition Creative Research National Activity in the Short Film and Documentary Competition”. Kompetisi ini diselenggarakan oleh UKM Creative Minority NAD dengan tema besar yang menginspirasi, yaitu “Generation Z Creativity in Optimizing the Environment Based on Science and Technology to Realize the Sustainable Development Goals (SDGs) Towards Golden Indonesia 2045”.

Pencapaian Luar Biasa Raflin Ladau, Karya Raflin Ladau berjudul “Mengapa Harus Aku” https://youtu.be/89uW6w3vAYo?si=KSrNvhlyVeH866M1 berhasil menarik perhatian para juri dan penonton. Film pendek ini menggambarkan upaya generasi muda dalam persahabatan dan pertemanan dalam dunia pendidikan perguruan tinggi. Dalam film tersebut, Raflin menyoroti maraknya kasus bullying dan bagaimana generasi Z dapat menyikapi dan berperilaku kepada sejawat di kampus.

Raflin mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Kompetisi ini bukan hanya tentang meraih penghargaan, tetapi juga tentang menyampaikan pesan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan positif. Saya berharap karya ini dapat menginspirasi banyak orang untuk lebih peduli terhadap pergaulan kampus,” ujar Raflin dengan penuh semangat.

Kompetisi yang Ketat dan Bertaraf Internasional, Kompetisi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara. Para peserta ditantang untuk menghasilkan karya kreatif yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi tetapi juga relevan dengan tema yang diusung. Dewan juri terdiri dari para pakar film, akademisi, dan praktisi lingkungan internasional, yang memberikan penilaian berdasarkan kreativitas, relevansi tema, dan dampak sosial dari karya yang dihasilkan.

Ketua panitia, Siti Haliza, menyampaikan apresiasinya kepada semua peserta. “Kompetisi ini adalah wadah untuk menunjukkan potensi generasi muda dalam berkontribusi terhadap pencapaian SDGs melalui kreativitas dan inovasi. Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kualitas karya yang luar biasa,” ungkapnya.

Tema kompetisi ini selaras dengan upaya global dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang lingkungan di perguruan tinggi. Karya Raflin Ladau mencerminkan kontribusi nyata generasi muda dalam menciptakan keselarasan dalam kehidupan antar manusia. Film pendeknya menekankan pentingnya kolaborasi antarindividu, komunitas, dan teknologi untuk menghadapi tantangan pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.

Dukungan dari Universitas, Keberhasilan Raflin Ladau tidak lepas dari dukungan Program Studi Manajemen Dakwah dan universitas tempat ia menempuh pendidikan. Kepala Program Studi Manajemen Dakwah, Dian Adi Pedana, M.M., menyatakan rasa bangganya atas pencapaian Raflin. “Raflin telah membuktikan bahwa mahasiswa Manajemen Dakwah tidak hanya berkontribusi dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata pada pembangunan sumberdaya manusia berkelanjutan. Kami akan terus mendukung mahasiswa kami untuk berkarya dan berprestasi di kancah internasional,” ujar beliau.

Inspirasi untuk Generasi Z, Prestasi Raflin Ladau diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Dalam wawancaranya, Raflin berpesan, “Jangan pernah ragu untuk bermimpi besar dan berani mencoba hal baru. Dunia ini penuh tantangan, tetapi juga penuh peluang. Jadikan setiap kesempatan sebagai batu loncatan untuk menciptakan perubahan.”

Dengan keberhasilannya, Raflin membuktikan bahwa generasi Z memiliki potensi besar untuk membawa perubahan melalui kreativitas dan inovasi. Karyanya menjadi pengingat bahwa setiap individu dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Kompetisi “The International Competition Creative Research National Activity” tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan bakat, tetapi juga platform untuk menyampaikan pesan penting tentang pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global. Dengan semangat yang ditunjukkan oleh Raflin Ladau, harapan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan Indonesia Emas 2045 semakin terlihat nyata.(humas)

Academic Day (One Team One Family) 2024

17 September 2024 — Dalam rangka mempererat solidaritas dan semangat kebersamaan di antara mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ-MD) menggelar acara bertajuk Academic Day: One Team One Family. Kegiatan ini berlangsung meriah di Aula FUD, diikuti oleh mahasiswa jurusan manajemen dakwah dari berbagai angkatan.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan sambutan dari Ketua HMJ-MD, Tri Salsa Inadjo. Dalam pidatonya, Ia menekankan pentingnya membangun kebersamaan di antara mahasiswa untuk menciptakan lingkungan akademik yang harmonis. “Kita adalah satu keluarga. Dengan bekerja sebagai tim, kita bisa mencapai prestasi yang lebih besar dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna,” ujarnya.

Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan Manajemen Dakwah, Bapak Dian Adi Perdana, S.Sos.I,. M.M. dan Bapak Muhammad Jihad Firman S.E,. M.M,. CHCM, juga turut hadir dan memberikan sambutan. Mereka menyampaikan apresiasi kepada HMJ-MD atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan kegiatan ini. “Academic Day ini adalah momen penting untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun jiwa kepemimpinan di kalangan mahasiswa. Saya berharap acara ini bisa menjadi inspirasi bagi program-program lain di kampus,”. Acara ditutup pada pukul 16.00 WIB. Dengan suksesnya Academic Day: One Team One Family, HMJ-MD berharap dapat terus menyelenggarakan acara serupa yang menginspirasi dan memperkuat solidaritas mahasiswa. (humas)