Semarak MD DAY 2024: Menjalin Kebersamaan, Mempererat Silaturahmi Demi Terciptanya Jurusan Manajemen Dakwah yang Lebih Progresif

19 hingga 21 Desember 2024, Jurusan Manajemen Dakwah (MD) mengadakan acara tahunan bertajuk Semarak MD DAY 2024. Dengan tema “Menjalin Kebersamaan, Mempererat Silaturahmi Demi Terciptanya Jurusan Manajemen Dakwah yang Lebih Progresif,” kegiatan ini berhasil menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar mahasiswa, dosen, dan alumni.

Acara yang berlangsung selama tiga hari di Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo ini melibatkan berbagai kegiatan yang memadukan unsur edukasi, hiburan, dan kolaborasi. Semarak MD DAY 2024 dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa aktif, alumni, dosen, hingga tokoh masyarakat.

Semarak MD DAY 2024 resmi dibuka pada 19 Desember dengan upacara yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah yang diwakilkan oleh Wakil Dekan II, DR. Rahmin Talib Husain., M.TH.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam membangun jurusan yang lebih progresif.

“Semarak MD DAY ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan dapat menjadi pondasi kuat untuk membangun masa depan. Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum ini untuk berjejaring, belajar, dan saling mendukung,” ujar DR. Rahmin.

Pada 21 Desember, suasana semakin semarak dengan diadakannya berbagai kompetisi, seperti lomba dan nonton bareng.

Semarak MD DAY 2024 ditutup dengan suasana penuh haru dan kebanggaan. Penutupan dilakukan oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta.

“Saya sangat bangga dengan semangat dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama empat hari ini. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk kita semua dalam melangkah ke depan, menciptakan jurusan Manajemen Dakwah yang progresif dan relevan dengan zaman,” tutur Ketua Jurusan.

Sebagai bagian dari penutupan, diadakan deklarasi bersama yang berisi komitmen untuk terus menjaga silaturahmi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan berinovasi dalam bidang dakwah. Deklarasi ini ditandatangani oleh perwakilan mahasiswa, dosen, dan alumni, menjadi simbol kebersamaan yang kokoh.

Semarak MD DAY 2024 bukan hanya sekadar rangkaian acara, tetapi juga wujud nyata dari upaya untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, progresif, dan inklusif di jurusan Manajemen Dakwah. Dengan mengusung tema “Menjalin Kebersamaan, Mempererat Silaturahmi Demi Terciptanya Jurusan Manajemen Dakwah yang Lebih Progresif,” kegiatan ini telah memberikan dampak positif yang dirasakan oleh seluruh elemen jurusan.

Melalui kolaborasi dan partisipasi aktif, Semarak MD DAY 2024 berhasil menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus berkontribusi dan berinovasi. Dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun, diharapkan jurusan Manajemen Dakwah akan terus melahirkan generasi yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap umat dan masyarakat. (humas)

 

Pelatihan Literasi Media : Industri Media Massa Dalam Memanfaatkan Sosial Media

16 Desember 2024, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Gorontalo mengadakan pelatihan bertajuk “Literasi Media: Industri Media Massa dalam Memanfaatkan Sosial Media.” Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang cara memanfaatkan media sosial secara strategis di era digital, khususnya dalam konteks industri media massa.

Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Tidak hanya untuk berkomunikasi, media sosial juga berfungsi sebagai alat penyebaran informasi yang cepat dan luas. Industri media massa pun telah memanfaatkan media sosial sebagai salah satu platform utama dalam menyampaikan berita dan membangun keterlibatan audiens.

Namun, penggunaan media sosial tidak terlepas dari tantangan, seperti penyebaran hoaks, kurangnya etika dalam berkomunikasi, dan rendahnya literasi media di kalangan pengguna. Untuk menjawab tantangan ini, Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo menginisiasi pelatihan literasi media sebagai upaya mencetak generasi yang cakap dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Pelatihan ini mengangkat tema “Industri Media Massa dalam Memanfaatkan Sosial Media: Strategi, Tantangan, dan Etika.” Fokus utama dari pelatihan ini adalah, Strategi penggunaan media sosial untuk menyampaikan berita secara efektif, Pengelolaan konten media sosial yang menarik dan informatif, Etika digital dalam menyampaikan informasi, Cara mendeteksi dan menangkal berita hoaks.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang media dan komunikasi, yaitu, Andi Yusuf Aulia Arifuddin. Pelatihan diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah.

Pelatihan dimulai dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dr. Andries Kango, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya literasi media di kalangan mahasiswa.

“Media sosial adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, ia menawarkan peluang besar untuk menyampaikan pesan dakwah dan informasi. Namun di sisi lain, tanpa literasi yang baik, ia dapat menjadi sarana penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Mari kita manfaatkan pelatihan ini untuk memahami cara menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Dr. Andries Kango.

Sesi pertama dipandu oleh Andi Yusuf Aulia Arifuddin. yang membahas “Strategi Media Sosial untuk Industri Media Massa.” Beliau menjelaskan bagaimana media massa menggunakan algoritma media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Selain itu, peserta juga diajarkan cara mendeteksi hoaks dan melakukan verifikasi informasi. Dengan menggunakan beberapa tools seperti Google Reverse Image dan situs fact-checking, peserta diajak untuk mempraktikkan teknik memvalidasi informasi yang mereka temukan di media sosial.

Pelatihan diakhiri dengan sesi diskusi kelompok, di mana peserta diminta untuk mempresentasikan strategi pemanfaatan media sosial yang telah mereka rancang selama pelatihan. Banyak ide kreatif yang muncul, seperti kampanye anti-hoaks, penggunaan Instagram Reels untuk dakwah, dan optimalisasi TikTok untuk edukasi masyarakat. Dengan suksesnya pelatihan ini, Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi media yang mumpuni. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dari serangkaian program serupa yang akan terus mendukung perkembangan mahasiswa dalam menghadapi era digital yang semakin kompleks.(humas)