
International Stadium General yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Sultan Amai Gorontalo, menjadi wadah ilmiah berskala internasional yang mempertemukan para akademisi, cendekiawan muslim, dan peserta dari berbagai kalangan untuk mendiskusikan isu-isu strategis dalam dunia Islam modern. Mengusung tema “Innovation and Ethics in The Islamic World: Bridging Tradition and Technology”, kegiatan ini menghadirkan ruang dialog yang inspiratif mengenai bagaimana nilai-nilai tradisi Islam dapat berjalan selaras dengan perkembangan teknologi dan inovasi di era globalisasi.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 18 September 2023 ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman internasional. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memperluas wawasan, memperkuat nilai etika Islam, serta membangun perspektif baru dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.
Seminar internasional ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan akademik, tetapi juga menjadi bentuk komitmen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dengan semangat kolaborasi dan intelektualitas, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang inovatif, beretika, serta mampu menjembatani harmonisasi antara tradisi dan teknologi di tengah perkembangan dunia modern.

Atmosfer kegiatan berlangsung penuh antusiasme sejak awal acara dimulai. Para peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, peneliti, hingga praktisi pendidikan tampak aktif mengikuti setiap sesi diskusi yang disajikan. Kehadiran para pemateri internasional memberikan warna tersendiri dalam seminar ini, terutama melalui penyampaian gagasan-gagasan konstruktif terkait tantangan dunia Islam di era digital dan transformasi teknologi yang terus berkembang pesat.
Melalui forum akademik ini, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan spiritual. Tema yang diangkat menjadi refleksi penting bahwa kemajuan teknologi tidak hanya membutuhkan kecerdasan intelektual, tetapi juga harus dibarengi dengan etika, nilai kemanusiaan, dan prinsip-prinsip keislaman yang kokoh.
Diskusi yang berlangsung selama kegiatan turut membuka ruang kolaborasi lintas budaya dan keilmuan. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai inovasi pendidikan, perkembangan media digital, dakwah modern, hingga tantangan etika dalam penggunaan teknologi di masyarakat muslim kontemporer. Hal ini menjadikan seminar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum akademik yang memperkuat jejaring intelektual dan semangat pembaruan dalam dunia pendidikan Islam.
Dengan terselenggaranya International Stadium General ini, diharapkan lahir pemikiran-pemikiran progresif yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban Islam. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa perguruan tinggi Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral, spiritualitas, serta kepedulian sosial yang tinggi di tengah arus modernisasi global.