Pada hari Sabtu, 9 Maret 2024, Jurusan Manajemen Dakwah menggelar kegiatan sosial bertajuk “BBM: Bersih-bersih Masjid”. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas, yang terletak di lingkungan kampus, dan diikuti oleh lebih dari seratus mahasiswa, dosen, serta pengurus masjid. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga siang hari ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kebersihan rumah ibadah serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap pemeliharaan fasilitas publik, khususnya masjid sebagai tempat ibadah umat Muslim.
Kegiatan BBM (Bersih-bersih Masjid) ini memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap kebersihan dan pemeliharaan rumah ibadah. Dalam ajaran Islam, kebersihan adalah bagian dari iman, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa “Kebersihan adalah sebagian dari iman”. Dengan memahami pentingnya kebersihan, mahasiswa diharapkan dapat membawa nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di kampus, tetapi juga dalam masyarakat luas.
Kedua, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai aspek manajerial dalam pengelolaan rumah ibadah. Jurusan Manajemen Dakwah tidak hanya mengajarkan tentang aspek keagamaan dalam dakwah, tetapi juga bagaimana mengelola tempat ibadah, kegiatan dakwah, serta berbagai aktivitas sosial yang mendukung pengelolaan tempat ibadah tersebut. Kegiatan bersih-bersih ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan mahasiswa kepada pentingnya keterampilan manajerial dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan keagamaan.
Kegiatan BBM “Bersih-bersih Masjid” dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan briefing dan pembagian tugas. Setiap kelompok mahasiswa dibagi ke dalam beberapa bagian masjid yang berbeda, termasuk ruang salat utama, halaman masjid, area wudhu, serta ruang taklim dan perpustakaan masjid. Setiap kelompok mahasiswa dilengkapi dengan peralatan pembersih, seperti sapu, pel, ember, lap, serta bahan pembersih lainnya. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong, dengan masing-masing kelompok mahasiswa bertanggung jawab atas kebersihan area yang telah ditentukan.
Kegiatan dimulai dengan membersihkan ruang salat utama. Mahasiswa membersihkan lantai masjid dengan menyapu dan mengepel, serta membersihkan karpet yang terdapat di ruang salat utama. Hal ini penting mengingat masjid adalah tempat ibadah yang digunakan oleh banyak orang setiap harinya, dan kenyamanan serta kebersihannya menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh jamaah yang akan melaksanakan ibadah. Setelah itu, mahasiswa bergerak menuju area wudhu untuk membersihkan area tersebut agar tetap nyaman dan higienis digunakan oleh jamaah sebelum melaksanakan salat.
Tak hanya itu, para mahasiswa juga membersihkan bagian luar masjid, termasuk halaman dan taman di sekitar masjid. Pembersihan ini sangat penting agar masjid tetap terlihat rapi dan asri, serta dapat memberikan kesan yang baik bagi siapa saja yang berkunjung. Beberapa mahasiswa juga bertugas untuk membersihkan area perpustakaan masjid yang digunakan sebagai tempat belajar dan berdiskusi oleh jamaah.
Kegiatan BBM ini juga mengedukasi peserta mengenai makna kebersihan dalam perspektif Islam. Dalam Islam, kebersihan tidak hanya sebatas kebersihan fisik, tetapi juga mencakup kebersihan hati dan pikiran. Hal ini menjadi landasan utama dalam ajaran agama yang mengharuskan umat Islam untuk menjaga kebersihan dalam segala aspek kehidupan mereka, baik secara lahiriah maupun batiniah. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa tempat ibadah, seperti masjid, harus dijaga kebersihannya agar dapat memberikan kenyamanan dan kedamaian dalam beribadah.
Ustadz Abdul Rauf, Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan yang digelar oleh mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah ini. “Masjid adalah rumah Allah yang harus dijaga kebersihannya. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang. Oleh karena itu, kebersihan masjid sangatlah penting. Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang telah melakukan kegiatan bersih-bersih ini,” ujar Ustadz Abdul Rauf.
Lebih lanjut, beliau menambahkan, “Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan masjid di lingkungan mereka masing-masing.”











