Dakwah Dan Perdebatan Soal Pluralisme

Dakwah pada dasarnya adalah sebuah aktivitas sosial yang memungkinkan bertemunya orang dengan berbagai latar sosial didalamnya. Karena sifatnya sebagai sebuah aktivitas sosial, maka pluralitas menjadi sebuah keniscayaan dalam dakwah. Meskipun demikian, pluralisme sebagai sebuah kenyataan terkadang menjadi masalah dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan permasalahan antara dakwah dan pluralism dengan pokok bahasan tentang pluralisme, realitasnya dalam sejarah dakwah Islam, serta sikap yang harus dikembangkan dalam menyikapinya. Kajian dalam artikel ini menemukan bahwa pluralisme secara umum dimaknai sebagai keragaman dalam berbagai aspek kehidupan termasuk agama yang diyakini bersumber dari satu sumber meskipun hal ini menimbulkan kontroversi.

Secara historis Islam mengakui realitas pluralisme agama. Fakta ini memperlihatkan bahwa dalam Islam perbedaan keyakinan bukanlah halangan untuk mengelola kehidupan sosial bersama-sama sebagai satu bentuk penerimaan terhadap pluralisme agama. Beberapa  sikap yang  harus  dikembangkan  untuk  dapat  menerima  realitas pluralisme agama dalam kehidupan sehari-hari  antara  lain  melalui  dialog  antar agama, melakukan aktivitas “passing over” dan ”coming back”, atau melakukan upaya peningkatan wawasan multikulturalisme kepada seluruh elemen masyarakat. Semua hal ini bisa dilakukan melalui medium dakwah Islamiyah yang dengan beragam pendekatannya, telah menjadi gerakan sosial keagamaan Islam yang masif dan mampu menjangkau seluruh aspek kehidupan masyarakat Islam.

selanjutnya https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/komunike/article/view/2237/1191