21 September 2023, Seminar Nasional bertajuk “Efektivitas Penyaluran Dana Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) di Gorontalo” berhasil dilaksanakan di Gedung IAIN Sultan Amai Gorontalo. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta, termasuk akademisi, praktisi, pengelola lembaga amil yang peduli dengan optimalisasi pengelolaan ZISWAF di wilayah Gorontalo.
Seminar dimulai pada pukul 09.00 WITA dengan sambutan dari Ketua Panitia, Fikri Ghozali. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dan peluang dalam penyaluran dana ZISWAF sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.
“Zakat, infaq, sedekah, dan wakaf adalah instrumen penting dalam pembangunan sosial-ekonomi umat. Namun, efektivitas penyalurannya perlu ditingkatkan melalui sinergi berbagai pihak,” ujar Fikri.
Acara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dr. Kamaruddin,M.Fil.I., yang dalam pidatonya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga amil, dan masyarakat untuk memaksimalkan potensi ZISWAF sebagai solusi pemberdayaan ekonomi.
“Gorontalo memiliki potensi besar dalam pengelolaan dana ZISWAF. Dengan manajemen yang transparan dan penyaluran yang tepat sasaran, kita dapat menciptakan perubahan yang signifikan bagi masyarakat,” ungkap Dr. Kamaruddin.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama yang merupakan ahli di bidang ZISWAF yaitu Nurul Fadhilah, S.E., M.E.K., dan Supandi Rahman, S.E, M.Ak,. M.E.
Sebagai pembicara pertama, Nurul Fadhilah, S.E., M.E.K., memaparkan konsep dasar efektivitas dalam pengelolaan ZISWAF. Ia menyoroti bahwa efektivitas dapat dicapai jika dana ZISWAF dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.
“Efektivitas penyaluran ZISWAF tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari dampak jangka panjang yang dirasakan oleh mereka. Oleh karena itu, pengelola ZISWAF harus memiliki visi yang jelas,” jelas Ibu Nurul Fadhilah.
Beliau juga mengemukakan pentingnya teknologi digital dalam mendukung pengelolaan ZISWAF yang lebih modern dan efisien.
Pada sesi kedua, Supandi Rahman, S.E, M.Ak,. M.E berbagi pengalaman tentang praktik terbaik dalam penyaluran dana ZISWAF. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan penyaluran dana sangat bergantung pada pemetaan kebutuhan masyarakat dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Sebagai lembaga amil, kita harus memahami kebutuhan prioritas masyarakat, baik itu dalam bentuk bantuan pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi. Selain itu, sinergi dengan pemerintah dan komunitas lokal sangat penting untuk memastikan program berjalan efektif,” tutur Pak Supandi.
Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para narasumber.
Seminar Nasional ZISWAF ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan dana zakat, infaq, sedekah, dan wakaf. Diharapkan, seminar ini menjadi langkah awal untuk menciptakan pengelolaan ZISWAF yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat Gorontalo.
