JUARA III LOMBA TAHFIDZ JUZ 30 TINGKAT MAHASANTRI IAIN SULTAN AMAI GORONTALO

melalui ajang *Lomba Tahfidz Juz 30 Tingkat Mahasantri IAIN Sultan Amai Gorontalo* yang berlangsung dengan penuh khidmat, semangat, dan nuansa religius. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah pembinaan generasi Qur’ani sekaligus ajang pengembangan bakat mahasiswa dalam bidang hafalan Al-Qur’an.

Pada kompetisi bergengsi tersebut, Moh. Femas Dahia Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah berhasil meraih **Juara III** setelah menunjukkan kemampuan hafalan yang baik, ketepatan tajwid, kefasihan bacaan, serta penghayatan ayat yang mengesankan di hadapan dewan juri dan peserta lainnya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas spiritual dan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an.

Lomba Tahfidz Juz 30 tingkat mahasantri ini diikuti oleh berbagai peserta dari lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo yang memiliki kemampuan terbaik dalam menghafal Al-Qur’an. Suasana kompetisi berlangsung penuh antusiasme dan kekeluargaan, di mana setiap peserta tampil dengan kemampuan terbaik mereka untuk memberikan penampilan yang maksimal. Di tengah persaingan yang kompetitif tersebut, keberhasilan meraih posisi Juara III menjadi capaian yang sangat membanggakan.

Prestasi ini tidak hadir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dipenuhi dengan disiplin, kesungguhan, dan ketekunan dalam menjaga hafalan. Konsistensi dalam murojaah, latihan pelafalan, serta manajemen waktu antara aktivitas akademik dan ibadah menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju keberhasilan tersebut. Hal inilah yang menjadikan penghargaan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar kemenangan, tetapi juga sebagai hasil dari perjuangan dan istiqamah dalam menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an.

Ajang ini juga menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat generasi muda Islam untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus digitalisasi, kemampuan menjaga hafalan Al-Qur’an menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dan umat.

Keberhasilan meraih Juara III pada Lomba Tahfidz Juz 30 ini turut membawa nama baik Jurusan Manajemen Dakwah dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual dapat berjalan beriringan dan menghasilkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta berakhlak Qur’ani.

Melalui capaian ini, diharapkan lahir lebih banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, menjadikan hafalan sebagai bagian dari kehidupan, serta terus menghadirkan prestasi yang membanggakan di berbagai bidang. Semangat kompetisi yang sehat, nilai religius yang kuat, dan dedikasi terhadap Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam membangun generasi mahasiswa yang inspiratif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Prestasi Juara III Lomba Tahfidz Juz 30 yang di raih oleh Moh. Femas Dahia di Tingkat Mahasantri IAIN Sultan Amai Gorontalo ini menjadi bukti bahwa kerja keras, doa, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an akan selalu melahirkan hasil terbaik. Sebuah capaian yang tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan dan perjalanan pendidikan.