Pada 27 Februari 2023, kegiatan Sosialisasi Manajemen Dakwah sukses dilaksanakan dengan dihadiri siswa dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa manajemen dakwah, akademisi, dan praktisi dakwah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman tentang pentingnya manajemen dakwah dalam menghadapi tantangan era modern. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam menjalankan dakwah secara profesional dan berdampak positif bagi siswa.(humas)
Membekali Mahasiswa Manajemen Dakwah Melalui Program Pelatihan BTHQ
Senin (22/02/2023)|Tepat mengawali kalender akademik semester genap, Jurusan Manajemen Dakwah mengadakan pelatihan BTHQ Session 1. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Bapak Dian Adi Perdana, S.Sos.I., M.M. “Kegiatan ini merupakan program pengembangan softskill bagi mahasiswa/i Jurusan Manajemen Dakwah, bahwasanya Pendidikan di kampus tidak hanya diperoleh dalam kelas formal, akan tetapi mereka dapat memperolehnya di agenda luar kelas atau diskusi-diskusi sebagai peningkatan kompetensi pribadi”, ujarnya.
Pada kesempatan ini pemateri yang dihadirkan masih berasal dari Jurusan Manajemen Dakwah, yang merupakan salah satu mahasiswa berprestasi di bidang Tilawah dan Qori, yakni Akmalul M Katili. Materi-materi yang disampaikan sangat menarik dan peserta pun bersemangat serta berantusias sepanjang forum, “buku karya Muhammad Mahmud Abdullah dengan judul Metode Membaca, Menghafal dan Menajwidkan Al-Qur’an Al-Karim menjadi referensi saya selama memaparkan materi BTHQ kepada para peserta”, ucapnya.
Forum yang diadakan pada Rabu, 22 Februari 2023 di Laboratorium Dakwah, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Sultan Amai Gorontalo ini harapannya para mahasiswa/i memiliki bekal awal dalam ujian BTHQ sebagai syarat kelulusan sarjana di IAIN Sultan Amai Gorontalo yang akan mereka hadapi di masa yang akan datang, ujar kajur Manajemen Dakwah. Selain ini, mahasiswa/i diajarkan cara membaca, menulis dan menghapal dalam beberapa sesi ke depan, teruntuk sesi 1 ini para mahasiswa/i berfokus pada metode membaca Al-Qur’an. (humasmd)
Webinar Nasional Season 2: Moderasi Beragama dalam Syiar Keagamaan, Kemanusiaan, dan Kebangsaan
Pada 16 Februari 2023, Webinar Nasional Season 2 dengan tema Moderasi Beragama: Syiar Keagamaan, Kemanusiaan, dan Kebangsaan sukses dilaksanakan secara daring. Acara ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi yang mendalami isu moderasi beragama.
Diskusi mengupas pentingnya moderasi sebagai landasan dalam menjaga harmoni beragama, menjunjung nilai kemanusiaan, dan memperkuat persatuan kebangsaan. Peserta diajak memahami bagaimana moderasi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatasi potensi konflik dan mempromosikan toleransi. Kegiatan ini mendapat apresiasi luas karena mampu memperkuat semangat keberagaman dan kebangsaan di tengah masyarakat multikultural. (humas)
Mempererat Moderasi Beragama Antar Kampus Melalui Kuliah Umum
Kamis (16/02/2023), Momentum mengawali perkuliahan Semester Genap tahun ajar 2022/2023, Jurusan Manajemen Dakwah menyelenggarakan Kuliah Umum yang berkonsep Webinar Nasional Session 2 bertajuk “Moderasi Beragama: Syiar Keagamaan, Kemanusiaan dan Kebangsaan”. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui platform zoom meeting ini menghadirkan tiga pemateri akademisi keagamaan yang memiliki latar belakang berbeda-beda. Kami menghadirkan tiga pemateri yang berkompenten khususnya di bidang moderasi beragama, yakni Dr. Arfan Nusi, M.Hum. selaku Ketua Rumah Moderasi Beragama IAIN Sultan Amai Gorontalo, Yohanes Krismantyo Susanta, M.Th. sebagai Sekretaris LP2M IAKN Toraja, dan terakhir Sabar Marjoko, M.Pd.B. yang menjabat sebagai Sekretaris Rumah Moderasi Beragama STABN Sriwijaya Tangerang) “ucap Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dian Adi Perdana, S.Sos.I., M.M.
Kegiatan yang dilaksanakan hari Kamis 16 Februari 2023 ini dibuka oleh Dr. Andries Kango, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo secara virtual melalui zoom meeting. Keberadaan moderasi beragama di negeri ini merupakan Langkah untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, jika kita melihat histori kenabian dan perjalanan Islam hingga kini, semata-mata merupakan upaya aktualisasi nilai-nilai kemanusiaan. “tegasnya, yang kemudian dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo. Pada kesempatan itu pula Ketua Jurusan Manajemen Dakwah menyampaikan untuk saling menghargai dan menghormati antar umat manusia di manapun berada khususnya Indonesia yang memiliki latar belakang beragam, bahkan negeri ini memiliki semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.
Pada Discussion Session, Dr. Arfan Nusi, M.Hum. menyampaikan moderasi beragama perspektif Islam bahwa setiap manusia harus menjaga ukhuwah wathaniyah, ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah basyariyah, dari hal tersebut ditegaskan tidak religious seseorang, jika orang tersebut tidak sensitif dengan penderitaan sesama umat manusia. Pada sesi selanjutnya, Yohanes Krismantyo Susanta, M.Th. menyampaikan moderasi beragama perspektif Kristen bahwa setiap manusia harus memahami Tipologi Tripolar sebagai salah satu pendekatan pada Teologi Agama-agama yakni ekslusivisme, inklusivisme dan pluralisme, bahkan di jalan kekinian banyak orang beragama tapi tidak mencerminkan agamanya. Pada kesempatan terakhir Sabar Marjoko, M.Pd.B menyampaikan bahwa suatu konflik agama seperti halnya pemahaman terhadap penafsiran keagamaan karena agama itu layaknya menjinakkan seekor ular, jika kita memegang ular bagian ekor, maka kepalanya akan menggigit kita, berbeda jika leher si ular, maka ular tidak akan bisa menggigit.
Adanya kesempatan ini, telah memberikan pengalaman penting bagi seluruh peserta yang hadir secara virtual terkhusus para mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah untuk menjaga toleransi, moderasi dan harmonisasi antar umat beragama serta berdiskusi tentang kajian-kajian lintas agama dan moderasi beragama dari berbagai pemateri yang handal dan hebat. Jurusan Manajemen Dakwah sangat mendukung program moderasi beragama yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI sebagai upaya meningkatkan rasa cinta kasih antar umat manusia, antar umat beragama dan antar masyarakat sebangsa dan se-tanah air, karena generasi muda merupakan calon pemimpin masa depan yang harus terus menjaga keutuhan NKRI bukan hanya dari wawasan dan ilmu pengetahuan akan tetapi kesiapsiagaan fisik dan pemahaman keagamaan yang baik. (humasmd)
Sosialisasi Manajemen Dakwah
Pada 31 Januari 2023 Kegiatan Sosialisasi Manajemen Dakwah berlangsung dengan sukses, menghadirkan antusiasme dari peserta yang terdiri dari mahasiswa, akademisi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya manajemen dakwah dalam menyampaikan pesan Islam secara terorganisir dan efektif. Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun dakwah yang lebih profesional dan berdampak positif bagi masyarakat luas. (humas)
Webinar Nasional Season 1: Mengupas Manajemen Dakwah Dalam Perspektif Hadis
Pada 31 Januari 2023, Webinar Nasional Season 1 dengan tema Manajemen Dakwah Dalam Perspektif Hadis sukses digelar secara daring. Acara ini menghadirkan para pakar di bidang hadis dan manajemen dakwah yang memberikan wawasan mendalam kepada peserta. Diskusi berfokus pada bagaimana prinsip-prinsip dakwah dapat diterapkan secara efektif sesuai dengan ajaran hadis. Para peserta diajak memahami pentingnya strategi dakwah yang relevan dan kontekstual dalam menghadapi tantangan zaman. Webinar ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pemahaman dan praktik dakwah yang berlandaskan nilai-nilai Islam.(humas)





