kegiatan Liga Futsal With Manajemen Dakwah

 

Pada 29 September 2022, komunitas pemuda Indonesia di Jakarta menyaksikan sebuah kegiatan yang memadukan olahraga, dakwah, dan persatuan dalam satu event besar yang bertajuk “Liga Futsal With Manajemen Dakwah.” Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan kesempatan bagi pemuda-pemudi di Indonesia untuk berkompetisi dalam olahraga futsal sambil memperkuat nilai-nilai dakwah dan persatuan. Event ini tidak hanya menampilkan pertandingan futsal yang seru, tetapi juga mengandung makna yang mendalam tentang pentingnya menjaga keharmonisan dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama.

Latar Belakang Kegiatan Liga Futsal With Manajemen Dakwah

Manajemen Dakwah, sebagai organisasi yang aktif dalam kegiatan dakwah sosial, memandang pentingnya pendekatan yang berbeda dalam mengembangkan minat dan bakat anak muda Indonesia. Kegiatan dakwah selama ini sering kali identik dengan kajian agama atau ceramah, namun dalam rangka menyikapi perubahan zaman dan cara pandang generasi muda, Manajemen Dakwah berinisiatif untuk mengadakan sebuah event yang memanfaatkan olahraga sebagai sarana untuk menggalakkan dakwah.

Futsal, sebagai olahraga yang dinamis dan memiliki basis penggemar yang luas di kalangan anak muda, dipilih untuk menjadi ajang kompetisi yang menghubungkan tujuan dakwah dengan kegiatan fisik. Liga futsal ini dirancang untuk menjadi sarana yang menyatukan pemuda dari berbagai latar belakang, sambil mengingatkan mereka untuk mempraktikkan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam olahraga.

Liga Futsal With Manajemen Dakwah 2022 bertujuan untuk lebih dekat dengan pemuda, memberikan pengaruh positif dalam kehidupan mereka, serta memperkenalkan semangat persaudaraan dan kedisiplinan. Dengan tema “Olahraga sebagai Sarana Persatuan,” acara ini dilaksanakan di tengah semangat yang penuh antusiasme, menggugah semangat sportifitas dan persaudaraan antar peserta.

Tujuan dan Makna Liga Futsal With Manajemen Dakwah

Liga futsal ini bukan sekadar kompetisi olahraga biasa. Lebih dari itu, event ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para peserta, yakni pentingnya menjaga persatuan, menghormati sesama, dan menjalani hidup dengan penuh rasa tanggung jawab. Dalam konteks ini, dakwah tidak hanya terbatas pada ceramah atau pengajaran agama secara langsung, melainkan juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan sosial yang bermanfaat.

Penyelenggaraan liga futsal juga bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh banyak pemuda, yakni kurangnya minat terhadap kegiatan yang bermanfaat secara sosial dan spiritual. Dalam hal ini, olahraga futsal dianggap sebagai sebuah medium yang menyenangkan dan mudah diakses oleh pemuda dari berbagai kalangan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk berkompetisi dalam olahraga, tetapi juga untuk mempelajari nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama tim, dan saling menghargai.

Selain itu, tujuan utama dari Liga Futsal With Manajemen Dakwah adalah untuk menciptakan ruang yang inklusif, di mana setiap peserta bisa berinteraksi dan mempererat ukhuwah (persaudaraan). Dalam dunia yang semakin terfragmentasi ini, kegiatan semacam ini diharapkan dapat mengurangi perpecahan dan meningkatkan solidaritas di antara pemuda-pemudi Indonesia.

Persiapan dan Pengorganisasian

Sebelum kegiatan dimulai, panitia Liga Futsal With Manajemen Dakwah mempersiapkan berbagai hal untuk memastikan acara berjalan dengan lancar. Pendaftaran tim dibuka sejak awal bulan September 2022, dan mendapatkan respons yang sangat positif dari berbagai kalangan pemuda. Pendaftaran terbuka untuk tim futsal dari komunitas-komunitas dakwah, kampus, organisasi pemuda, hingga tim futsal yang lebih mengutamakan persahabatan dan kebersamaan.

Selama proses pendaftaran, panitia melakukan seleksi dan membagi tim-tim yang terdaftar dalam beberapa grup sesuai dengan tingkat kemampuan dan kategori usia. Hal ini dilakukan agar pertandingan berlangsung lebih adil dan kompetitif. Sebanyak 20 tim futsal dari berbagai daerah dan latar belakang, baik mahasiswa, pelajar, maupun pekerja muda, siap untuk berlaga di turnamen ini.

Persiapan teknis pun tidak kalah penting, seperti pemilihan lokasi pertandingan, penyediaan fasilitas, hingga pengaturan jadwal pertandingan. Liga futsal ini digelar di sebuah lapangan futsal modern yang terletak di pusat Jakarta, yang memiliki fasilitas memadai untuk menggelar pertandingan futsal secara profesional. Arena ini dipilih karena lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau oleh peserta dari berbagai wilayah.

Memotivasi Mahasiswa Melalui Academic Day

Memotivasi Mahasiswa Melalui Academic Day

Sabtu (10/09/2022), HMJ Manajemen Dakwah mengawali semester ganjil 2022/2023 dengan kegiatan academic day yang bertempat di Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, kegiatan yang bertemakan “Welcome The New Generation to Family Dakwah Management” bertujuan untuk menyambut para mahasiswa baru yang telah resmi menjadi mahasiswa di Jurusan Manajemen Dakwah dan juga untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa, para alumni dan dosen-dosen yang ada di Jurusan Manajemen Dakwah.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Bapak Dr. Andries Kango, M. Ag, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah Bapak Dr. Aris Saefulloh, M.A, Sekretaris Jurusan Manajemen Dakwah Bapak Muh. Rifian Panigoro, M.A, dan para dosen di Jurusan Manajemen Dakwah. Kegiatan ini diisi dengan games dan perkenalan para dosen MD serta dua lembaga yang dimiliki oleh Jurusan Manajemen Dakwah yaitu Da’watun dan Dakwah Manajemen English Club (Damage).

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan nonton bareng film karya da’watun yang berjudul batas waktu, banyak sekali respon positif dari para mahasiswa serta alumni yang harapannya kegiatan ini menjadi motivasi diawal menempuh kegiatan belajar di bangku perkuliahan baik bagi mahasiswa baru maupun bagi mahasiswa lama. Momentum ini akan menjadi tonggak awal cita-cita para mahasiswa meraih masa depan yang lebih baik melalui Jurusan Manajemen Dakwah. (nap)

Mengasah Keterampilan Dakwah: Pelatihan Da’I & Daiyah

 

Pada hari Senin, 19 September 2022, Jurusan Manajemen Dakwah menggelar Pelatihan Da’I & Daiyah yang bertemakan “Strategi Dakwah dan Peran Da’i Daiyah dalam Meningkatkan Nilai Keagamaan di Masyarakat”. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 100 peserta ini berlangsung di Aula Utama Fakultas Dakwah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada Da’i dan Daiyah dalam menjalankan tugas dakwah mereka dengan pendekatan yang lebih relevan dengan tantangan zaman modern.

Dalam era globalisasi yang serba cepat ini, tantangan dakwah semakin besar, sehingga penting bagi para Da’i dan Daiyah untuk mempersiapkan diri dengan baik, memiliki pemahaman yang luas, serta keterampilan yang tepat dalam menyampaikan pesan dakwah. Kegiatan ini menjadi ajang untuk membekali mereka dengan pengetahuan tentang bagaimana cara berdakwah yang efektif di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Pembukaan yang Menginspirasi dan Penuh Makna

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan sambutan hangat dari Dekan FUD, Dr. Adres Kango Dalam pidatonya, mengingatkan bahwa dakwah tidak hanya terbatas pada penyampaian pesan agama melalui ceramah, tetapi juga mencakup cara kita berinteraksi dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dakwah yang baik adalah dakwah yang mampu mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat menuju kebaikan.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para Da’i dan Daiyah yang hadir dapat menguasai strategi dakwah yang efektif, memanfaatkan media digital dengan bijak, dan yang paling penting adalah memiliki sikap empati dan memahami kebutuhan masyarakat dalam menyampaikan pesan agama,” ujar kajur manajemen Dakwah

Materi Pertama: Strategi Dakwah di Era Digital

Setelah pembukaan, sesi pertama dimulai dengan pembahasan mengenai “Strategi Dakwah di Era Digital”. Materi ini disampaikan oleh Dr. Fahmi Hidayat, seorang pakar dakwah digital yang telah berpengalaman dalam mengelola platform dakwah di dunia maya. Muahammad jihad firman memaparkan berbagai teknik dan strategi dakwah yang bisa dilakukan melalui media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan TikTok, untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda.

“Dakwah tidak hanya berlangsung di masjid atau majelis taklim, tetapi kini dapat dilakukan melalui media sosial yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi Da’i dan Daiyah untuk memanfaatkan teknologi secara bijak agar pesan dakwah yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata try salsa, mahasiswa manajemen dakwah.

Dr. Andres Kango juga memberikan tips tentang bagaimana membuat konten dakwah yang menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Ia mengingatkan bahwa, meskipun media digital bisa menjadi sarana yang efektif, penggunaan media tersebut harus selalu diimbangi dengan nilai-nilai agama yang benar dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.

Peran Da’i dan Daiyah dalam Meningkatkan Nilai Keagamaan di Masyarakat

Sesi berikutnya membahas “Peran Da’i dan Daiyah dalam Meningkatkan Nilai Keagamaan di Masyarakat”, yang dipandu oleh Haniyah Rasyid, seorang praktisi dakwah yang telah lama bekerja dalam program-program pemberdayaan masyarakat. Haniyah menjelaskan bahwa sebagai Da’i dan Daiyah, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk masyarakat yang lebih baik dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan.

“Keberhasilan dakwah tidak hanya diukur dari seberapa sering kita berbicara di hadapan banyak orang, tetapi lebih kepada seberapa besar dampak yang kita berikan kepada kehidupan mereka. Dakwah yang efektif adalah dakwah yang bisa mengubah pola pikir dan tindakan seseorang menjadi lebih baik,” ujar kajur manajemen dakwah

Dalam sesi ini, para peserta diajak untuk memahami pentingnya pendekatan yang humanis dan kontekstual dalam berdakwah. Mereka diberikan pemahaman bahwa dakwah tidak hanya mengajarkan teori agama, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, seperti kemiskinan, ketidakadilan sosial, dan kesenjangan pendidikan.

Sesi Praktik Dakwah: Menyampaikan Pesan dengan Efektif

Setelah mendalami teori dan strategi dakwah, para peserta diberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan mereka dalam sesi praktik. Sesi ini melibatkan peserta untuk menyampaikan ceramah atau presentasi dakwah di hadapan kelompok kecil. Mereka diberikan tema tertentu untuk disampaikan, yang berkaitan dengan isu-isu sosial dan keagamaan yang ada di masyarakat.

Setiap peserta diberi kesempatan untuk berbicara selama beberapa menit, dan kemudian mendapatkan umpan balik dari fasilitator serta peserta lainnya. Beberapa peserta menunjukkan keterampilan berbicara yang sangat baik, sementara yang lainnya diberikan saran untuk memperbaiki cara mereka dalam menyampaikan pesan dakwah, baik dari segi teknik berbicara, bahasa tubuh, maupun penyusunan materi.

“Sesi praktik ini sangat penting karena memberikan pengalaman langsung bagi kami untuk menerapkan apa yang telah dipelajari. Kami jadi lebih percaya diri dan bisa mengetahui area mana yang perlu diperbaiki dalam menyampaikan dakwah,” kata salah seorang peserta, Rina, mahasiswa Fakultas Dakwah.

Pentingnya Sinergi antara Da’i, Daiyah, dan Masyarakat

Salah satu poin yang sangat ditekankan dalam pelatihan ini adalah pentingnya sinergi antara Da’i, Daiyah, dan masyarakat. Dalam dakwah, seorang Da’i atau Daiyah tidak hanya bertindak sebagai penyampai pesan agama, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang harus mampu memahami dan merespons tantangan yang ada.

“Seorang Da’i dan Daiyah harus mampu beradaptasi dengan kondisi masyarakat. Tugas kita bukan hanya untuk mengajarkan agama, tetapi juga memberikan perhatian terhadap masalah sosial yang ada. Ketika kita berhasil memahami kebutuhan masyarakat, dakwah kita akan lebih mudah diterima dan diaplikasikan dalam kehidupan mereka,” ungkap Haniyah dalam sesi diskusi.

Sesi Tanya Jawab dengan Alumni Dakwah

Di penghujung acara, sesi tanya jawab dengan beberapa alumni yang telah terjun di dunia dakwah menjadi momen yang sangat dinantikan. Alumni seperti Adi Pratama, seorang aktivis dakwah, dan Mufidah, seorang pengelola lembaga dakwah, berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan dakwah di lapangan.

“Kami banyak menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakpahaman masyarakat terhadap nilai-nilai agama atau bahkan adanya penolakan terhadap dakwah. Namun, kami selalu berusaha untuk berbicara dengan hati dan pendekatan yang lebih manusiawi. Hal ini sangat membantu dalam mengurangi resistansi masyarakat terhadap dakwah,” ungkap heri, mahasiswa MD

Sesi ini sangat berguna bagi para peserta yang ingin lebih memahami tantangan nyata dalam dakwah di lapangan dan mendapatkan inspirasi serta motivasi untuk terus berkarya.

 

Academic Day (Welcome The New Generation To Family Da’wah Management)

Pada tanggal 10 September 2022, Fakultas  Ushuluddin dan Dakwah Jurusan Manajemen Dakwah dan memperkenalkan mereka lebih dekat dengan nilai-nilai akademik dan sosial yang menjadi dasar pendidikan di fakultas tersebut.

Dengan antusiasme yang tinggi, yang merupakan kesempatan pertama bagi mereka untuk berinteraksi dengan sesama mahasiswa, dosen, serta para alumni yang telah sukses berkarir di bidang dakwah dan manajemen. Tema besar dari acara ini adalah membangun rasa kebersamaan dalam keluarga besar Manajemen Dakwah, sekaligus memberikan bekal yang kuat kepada mahasiswa untuk menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan.

Pembukaan yang Menginspirasi

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Dalam sambutannya,  mengungkapkan harapan besar terhadap generasi baru mahasiswa Manajemen Dakwah. “Sebagai mahasiswa Manajemen Dakwah, kalian bukan hanya dituntut untuk menguasai ilmu manajerial, tetapi juga untuk menyebarkan nilai-nilai dakwah yang bermanfaat bagi umat. Kalian adalah agen perubahan yang memiliki tanggung jawab besar untuk menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik,

Pembukaan dilanjutkan dengan sesi pengenalan jurusan yang dipimpin oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dian Adi Perdana menjelaskan kurikulum yang diterapkan di jurusan ini, serta berbagai peluang yang tersedia bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka, baik dalam bidang akademik, sosial, maupun dakwah. “Manajemen Dakwah bukan hanya sekedar jurusan, tapi merupakan wadah untuk melahirkan pemimpin yang siap menghadapi tantangan dakwah di dunia modern,” jelas Dian Adi Perdana

Kegiatan Pengenalan Akademik dan Sosial

Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan pengenalan akademik dan sosial. Mahasiswa baru dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti berbagai workshop yang membahas tentang pengelolaan waktu, teknik presentasi, serta etika dalam dunia dakwah. Selain itu, mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang tantangan yang mereka hadapi dalam memulai perjalanan akademik mereka.

Salah satu sesi yang paling dinanti oleh para peserta adalah “Talkshow Alumni”, yang menghadirkan beberapa alumni Jurusan Manajemen Dakwah yang telah sukses berkarir di berbagai bidang. Para alumni ini berbagi pengalaman tentang perjalanan mereka selama di kampus dan bagaimana ilmu yang mereka dapatkan di Fakultas Dakwah membentuk karir mereka.

Para alumni, seperti Haniyah Rasyid, yang kini bekerja sebagai manajer program di sebuah lembaga dakwah internasional, dan Adi Pratama, seorang konsultan manajemen dakwah, mengungkapkan pentingnya keterampilan manajerial dalam pengelolaan kegiatan dakwah yang efektif. “Sebagai alumni, saya berharap kalian bisa mengambil pelajaran dari pengalaman kami dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk berkembang,” ujar Haniyah dalam sesi tersebut.

Para mahasiswa baru tampak antusias mendengarkan kisah inspiratif ini, dan banyak dari mereka yang langsung terinspirasi untuk mempersiapkan diri lebih baik dalam menjalani perkuliahan dan karier di dunia dakwah

Kegiatan Outdoor dan Membangun Kekerabatan

Salah satu kegiatan yang tak kalah menarik adalah “Outdoor Gathering” yang dilaksanakan di taman universitas. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar mahasiswa baru, senior, dan dosen dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban. Mahasiswa mengikuti berbagai permainan kelompok yang menguji kerjasama dan komunikasi, seperti lomba orientasi dan diskusi kelompok mengenai tema dakwah dan manajemen.

Peserta kegiatan outdoor tampak sangat antusias, dengan banyak mahasiswa yang saling membantu dan bekerja sama untuk menyelesaikan tantangan-tantangan yang diberikan. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas di antara keluarga besar Manajemen Dakwah.

Penutupan yang Penuh Harapan

Acara Academic Day ini diakhiri dengan sambutan penutupan dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan para mahasiswa untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan berperan aktif dalam organisasi dakwah di kampus. “Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa misi dakwah ke seluruh dunia. Jagalah semangat itu dan jangan pernah berhenti untuk belajar dan berkembang,”

Dengan berakhirnya acara Academic Day ini, para mahasiswa baru diharapkan memiliki bekal yang kuat untuk menjalani masa studi mereka di Jurusan Manajemen Dakwah. Tidak hanya dari segi akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter dan keterampilan kepemimpinan yang akan sangat dibutuhkan dalam perjalanan dakwah mereka kelak.

Kesimpulan

Academic Day pada 10 September 2022 ini berhasil menyambut mahasiswa baru dengan penuh semangat dan antusiasme. Dengan berbagai sesi yang berfokus pada pengembangan akademik, sosial, dan dakwah, acara ini memberikan mahasiswa baru kesempatan untuk mengenal lebih dalam dunia Manajemen Dakwah serta memperkenalkan mereka pada keluarga besar fakultas. Dengan dukungan dari dosen, alumni, dan organisasi mahasiswa, para mahasiswa baru siap untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan penuh optimisme dan semangat dakwah.

ASEAN-China Young Leaders’ Programme 2022

We’re calling youth from ten #ASEAN countries and China who are passionate about #internationalaffairs and #diplomacy to take part in our ASEAN-China Young Leaders’ Programme! ✨

You will have the opportunity to participate in:
1. Special AFMAM Plus China 2022
2. 3rd AFMAM TOT Plus China

You can also apply for both if you feel up for it!

‼ Find out more on 

Deadline: 25 September 2022

Istanbul Youth Summit, 6-9 Februari 2023

[Istanbul Youth Summit 2023 EXTENDED REGISTRATION]

THIS IS THE GOOD NEWS FROM US

Istanbul Youth Summit 2023 registration is officially EXTENDED!!!
We still feel the enthusiasm of the young leaders even though our registration has closed

THEREFORE…

We are happy to extend the registration for Istanbul Youth Summit 2023
We hope that more aspiring young leaders will join us
The registration extension phase starts from September 01-10, 2022

Make sure you don’t miss this opportunity.
JOIN US NOW!!!
We are waiting for you in istanbul

CP: 085172201727
Web: https://www.istanbulyouthsummit.com

Beasiswa Riset BAZNAS Tahun 2022

Dibuka!
Beasiswa Riset BAZNAS

Beasiswa Riset BAZNAS adalah program beasiswa dengan memberikan bantuan dana riset tugas akhir untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan perkuliahan, bagi mahasiswa di pendidikan tinggi baik diploma, sarjana dan pascasarjana.

💡Beasiswa Riset BAZNAS memiliki dua kategori
– Kategori Riset Umum
– Kategori Riset Prodi MAZAWA (S1)

💡Fasilitas beasiswa
☘️Kategori umum
S1 – sebesar Rp 4,000,000,-
S2 – sebesar Rp 7,000,000,-
S3 – sebesar Rp 10,000,000,-
Diploma sebesar Rp 4,000,000,-
☘️Kategori prodi MAZAWA
S1 – sebesar Rp 4,000,000,-

💡 Tata cara pendaftaran:
1️⃣ Langkah 1:
Pendaftar mengunduh (download) dan melengkapi formulir pendaftaran sesuai format berkas persyaratan yang dapat diunduh di 

2️⃣ Langkah 2:
Peserta mendaftarkan diri dan mengunggah (upload) berkas pendaftaran di 

⏳Time line
Pendaftaran dibuka hingga 26 September 2022 pukul 08.00 WIB

🔹Yuk, pelajari panduan beasiswa dengan mengunduh Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa di