
Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ MD) sukses menyelenggarakan kegiatan Pekan Bahasa Arab EMDE Session 1 dengan tema “التَّحِيَّةُ وَالتَّعَارُفُ” (Tahiyyah wa Ta’aruf) pada Jumat, 17 Maret 2023. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Dakwah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WITA.
Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan Ust. Basri, M.Hum. selaku pemateri utama yang juga dikenal sebagai Co-Founder LPU Go “Chiroh”. Adapun yang bertindak sebagai moderator dalam kegiatan ini adalah Abdullah Shidiq, mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada HMJ MD atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan bahasa Arab seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan kapasitas mahasiswa, khususnya dalam bidang komunikasi dan keilmuan Islam.
Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan bahasa yang baik sebagai bekal dalam dunia dakwah dan organisasi. Menurut beliau, bahasa Arab merupakan salah satu kunci utama dalam memahami literatur Islam serta memperluas wawasan keilmuan mahasiswa.
Beliau juga berharap agar kegiatan yang diprakarsai oleh HMJ MD tersebut dapat menjadi program berkelanjutan yang mampu melahirkan mahasiswa aktif, kreatif, dan berdaya saing. Selain itu, beliau memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tidak takut untuk belajar dan mempraktikkan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari, karena kemampuan bahasa akan berkembang melalui keberanian dan kebiasaan untuk terus mencoba.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta tampak fokus menyimak setiap materi yang disampaikan oleh pemateri. Dalam sesi pelatihan, Ust. Basri, M.Hum. menjelaskan pentingnya memahami dasar-dasar bahasa Arab, khususnya dalam penggunaan ucapan salam, sapaan, serta cara memperkenalkan diri dalam percakapan sehari-hari. Penyampaian materi dilakukan dengan metode interaktif dan komunikatif sehingga peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan materi yang dipelajari.
Tidak hanya itu, peserta juga diajak melakukan simulasi percakapan sederhana menggunakan bahasa Arab. Kegiatan praktik tersebut membuat suasana pelatihan menjadi lebih aktif dan menyenangkan. Gelak tawa serta semangat peserta terlihat ketika mereka mencoba berdialog menggunakan kosakata yang baru dipelajari. Moderator turut membantu mencairkan suasana dengan memandu jalannya diskusi dan interaksi antara pemateri dan peserta.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi HMJ MD dalam menciptakan ruang belajar yang kreatif dan produktif bagi mahasiswa. Selain menambah wawasan kebahasaan, pelatihan ini juga diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi dan bahasa keilmuan Islam.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta, panitia, pemateri, moderator, serta pihak jurusan melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan. Momen tersebut menjadi penutup yang penuh kesan dari kegiatan pelatihan bahasa Arab yang berlangsung sukses dan penuh antusiasme. HMJ MD berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa serta mempererat solidaritas di lingkungan Jurusan Manajemen Dakwah.