HMJ MD PEDULI KORBAN BANJIR GORUT 2020

Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah melalui kegiatan penggalangan dana bagi korban banjir di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) pada tahun 2020. Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Gorontalo Utara.

Kegiatan penggalangan dana dilaksanakan di beberapa titik strategis dengan melibatkan para mahasiswa HMJ Manajemen Dakwah. Dengan membawa poster bertuliskan “Pray For Gorut”, para mahasiswa turun langsung ke jalan mengajak masyarakat untuk ikut membantu meringankan beban para korban banjir.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Banyak pengendara maupun warga sekitar yang dengan sukarela memberikan bantuan berupa donasi uang tunai dan kebutuhan pokok. Bantuan yang terkumpul nantinya disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir sebagai bentuk dukungan moril dan materil.

Salah satu pengurus HMJ Manajemen Dakwah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan panggilan kemanusiaan sekaligus bentuk implementasi nilai-nilai dakwah sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan di ruang akademik, tetapi juga harus hadir dan peduli terhadap kondisi sosial yang terjadi di lingkungan sekitar.

“Kami ingin hadir untuk membantu saudara-saudara kita di Gorontalo Utara yang sedang mengalami musibah. Walaupun bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa, kami berharap dapat sedikit meringankan beban mereka,” ungkap salah satu panitia kegiatan.

Aksi sosial ini juga menjadi bukti semangat kebersamaan dan kepedulian mahasiswa Manajemen Dakwah terhadap isu-isu kemanusiaan. Dengan penuh semangat, para mahasiswa tetap menjalankan kegiatan penggalangan dana meskipun di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Melalui kegiatan tersebut, HMJ Manajemen Dakwah berharap semangat gotong royong dan rasa empati di kalangan masyarakat maupun mahasiswa terus tumbuh, terutama dalam membantu sesama yang sedang tertimpa musibah. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan ukhuwah di tengah masyarakat Gorontalo.