7 Januari 2024 — Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ-MD) kembali mengadakan Musyawarah Himpunan Mahasiswa (MUSHIM) ke-6. Dengan tema “Regenerasi Kepemimpinan Dalam Upaya Pembentukan Organisasi dan Kepengurusan HMJ-MD Yang Berintegritas, Inovatif, dan Profesional,” kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi yang terus berupaya mencetak generasi pemimpin berkualitas.

Acara yang diselenggarakan di AULA FUD ini dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan resmi oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dian Adi Perdana, S.Sos.I., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam organisasi mahasiswa. “MUSHIM bukan hanya sekadar agenda formal, tetapi juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan integritas, inovasi, dan profesionalisme,” ujar Pak Dian.

Kegiatan MUSHIM 6 ini berlangsung sepanjang hari dengan beberapa agenda utama yang melibatkan seluruh anggota HMJ-MD. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan Sebelumnya Kepengurusan HMJ-MD periode 2023 memaparkan laporan kegiatan selama satu tahun terakhir. Laporan ini mencakup pencapaian program kerja, kendala yang dihadapi, serta evaluasi untuk perbaikan ke depan.Pembahasan AD/ART Salah satu agenda penting adalah revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HMJ-MD untuk memastikan aturan organisasi tetap relevan dengan kebutuhan zaman.Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua HMJ-MD Periode 2024 Pemilihan dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat yang mencerminkan budaya demokrasi. Beberapa kandidat yang diusung adalah mahasiswa dengan rekam jejak kepemimpinan yang baik serta kontribusi aktif dalam kegiatan organisasi.

Setelah melalui proses pemilihan yang ketat, terpilihlah Tri Salsa Inadjo sebagai Ketua HMJ-MD periode 2024, didampingi oleh Frisilya Hulinggato sebagai Wakil Ketua.

“Kami bertekad untuk menjadikan HMJ-MD sebagai organisasi yang tidak hanya aktif di lingkungan kampus, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Dengan integritas, inovasi, dan profesionalisme, kami siap menghadapi tantangan ke depan,” ujar Tri Salsa.

Sementara itu, Frisilya menekankan pentingnya kolaborasi. “Kepemimpinan bukan hanya tentang pemimpin, tetapi juga tentang kebersamaan seluruh anggota. Mari kita bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama,” tambahnya.

Kegiatan MUSHIM 6 ditutup dengan sesi refleksi dan doa bersama pada pukul 23.00 WIB. Ketua panitia,

MUSHIM 6 menjadi bukti nyata bahwa regenerasi kepemimpinan adalah hal yang esensial dalam organisasi mahasiswa. Dengan tema yang mengusung nilai-nilai integritas, inovasi, dan profesionalisme, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak pemimpin-pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan di masa depan. Kepengurusan baru HMJ-MD diharapkan mampu membawa organisasi ini semakin maju, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di masyarakat luas. (humas)

MUSHIM 6 (regenerasi Kepemimpinan Dalam Upaya Pembentukan Organisasi dan Kepengurusan HMJ-MD Yang Berintegritas, Inovatif, dan Profesional)

You May Also Like