
Mukti Ali menyebutkan ada tiga elemen yang harus diketahui dalam Islam yaitu masalah Tuhan, masalah manusia dan masalah alam. Ketiga masalah ini adalah masalah pokok yang dibahas dalam Islam dan agama-agama lain. Hubungan antara ketiga masalah ini adalah merupakan hal yang penting. Oleh karena itu, hingga sekarang ketiga persoalan besar ini senantiasa dikaji oleh pikiran-pikiran orang modern. Ada yangmencoba mengkaji ketiganya dengan perspektif saintis dan ada yang melihatnya dari kacamata filiosofis, ada pula yang meninjauanya dari perspektif agama.
Dilihat dari perspektif sejarah kemanusiaan, hampir semua umat manusia memiliki kepercayaan akan adanya Tuhan yang mengatur alamini. Orang-orang Yunani Kuno dengan paham politeismenya meyakini bintang adalah Tuhan (dewa),Venus adalah tuhan (dewa) kencantikan,Mars adalah dewa peperangan, minerva adalah adalah dewa kekayaan, sedangkn tuhan tertingginya adalah Apollo atau dewa Matahari. Orang-orang Hindu masa lampau juga mempunyai banyak dewa yang diyakini sebagai tuhan-tuhan. Orang-orang Mesir juga tidak terkecuali. Mereka meyakini adanya Dewa Iziz, Dewa Oziris, dan yang tertinggi adalah Dewa Ra‟. Masyarakat Persis percaya adanya Tuha gelap dan Tuhan Terang. Pengaruh keyakinan ini terus merambah dalam masyarakat Arab, yang walaupun ketika mereka ditanya tentang penguasa dan pencipta langit dan bumi mereka menjawab “Allah”, tetapi pada saat yang sama mereka juga menyembah berhala-berhala seperti Al-Lata, Al-„Uzza,dan Manata, tiga berhala terbesar mereka disamping ratusan berhala lainnya.
Selanjutnya http://www.journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ir/article/view/944/730

