
Mungkin sudah menjadi takdir, kehadiran wanita di muka bumi menjadi layak untuk diperbincangkan. Sejak kehadirannya, wanita telah mampu menarik perhatian manusia pertama di muka bumi, (nabi) Adam, untuk mengikuti ucapannya. Dalam realitasnya, tubuh wanita memang memiliki daya tarik sehingga bak magnet, menarik perhatian dan mendapatkan tempat walaupun dalam sekadar perbincangan dan pemikiran seseorang. Bila ada sekelompok laki-laki: dua, tiga, lima, atau lebih berkumpul (mulai dari angkringan, warung kopi, warung makan, sampai restoran) obrolan tentang wanita adalah sesuatu yang biasa, melengkapi, bahkan bisa menjadi topik pembicaraan utama. Demikian pula bila para wanita berkumpul, maka obrolan dan aktivitas kecantikan menjadi topik dan perilaku utama. Pengalaman dan pertukaran informasi tentang wanita akan menjadi obrolan yang tak pernah usang.
Makhluk indah bernama wanita, memang senantiasa mendapatkan tempat dan bahan perbincangan yang menarik dalam berbagai aspek kehidupan. Keberadaanya dapat menjadi inspirasi banyak kalangan, baik itu seniman, lukisan, sinetron, sastrawan, hingga menjadi inspirasi pekerjaan. Keberadaan dan pesona wanita sejak dulu sesungguhnya tidak pernah berubah. Hanya saja, karena saat ini peranan wanita menemukan tempat yang lebih bervariasi dalam aspek-aspek kehidupan sosial masyarakat, maka pembicaraan tentang wanita semakin berkembang dan menemukan perannya. Lihat saja perkembangan kajian tentang feminis, emansipasi, hingga gender, yang merupakan topik-topik aktual yang melambangkan peran dan posisi wanita.
Perbincangan tentang wanita yang tidak akan pernah sirna dan senantiasa mendapatkan perhatian semua kalangan adalah tentang kecantikan. Bagaimana sesungguhnya wanita yang cantik itu? Tentu jawabannya amat sangat beragam. Sepuluh orang yang menjawab pertanyaan tersebut, maka sepuluh pula kriteria tentang cantik itu muncul. Namun kiranya dari semua pendapat tentang cantik, terdapat dua gambaran umum tentang cantik. Yaitu cantik adalah bersumber dari dalam inner beauty, dan cantik yang berasal dari luar, yang dilihat dari bentuk fisiknya.
selanjutnya http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/yinyang/article/view/221/191