Mengasah Keterampilan Dakwah: Pelatihan Da’I & Daiyah

 

Pada hari Senin, 19 September 2022, Jurusan Manajemen Dakwah menggelar Pelatihan Da’I & Daiyah yang bertemakan “Strategi Dakwah dan Peran Da’i Daiyah dalam Meningkatkan Nilai Keagamaan di Masyarakat”. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 100 peserta ini berlangsung di Aula Utama Fakultas Dakwah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada Da’i dan Daiyah dalam menjalankan tugas dakwah mereka dengan pendekatan yang lebih relevan dengan tantangan zaman modern.

Dalam era globalisasi yang serba cepat ini, tantangan dakwah semakin besar, sehingga penting bagi para Da’i dan Daiyah untuk mempersiapkan diri dengan baik, memiliki pemahaman yang luas, serta keterampilan yang tepat dalam menyampaikan pesan dakwah. Kegiatan ini menjadi ajang untuk membekali mereka dengan pengetahuan tentang bagaimana cara berdakwah yang efektif di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Pembukaan yang Menginspirasi dan Penuh Makna

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan sambutan hangat dari Dekan FUD, Dr. Adres Kango Dalam pidatonya, mengingatkan bahwa dakwah tidak hanya terbatas pada penyampaian pesan agama melalui ceramah, tetapi juga mencakup cara kita berinteraksi dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dakwah yang baik adalah dakwah yang mampu mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat menuju kebaikan.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para Da’i dan Daiyah yang hadir dapat menguasai strategi dakwah yang efektif, memanfaatkan media digital dengan bijak, dan yang paling penting adalah memiliki sikap empati dan memahami kebutuhan masyarakat dalam menyampaikan pesan agama,” ujar kajur manajemen Dakwah

Materi Pertama: Strategi Dakwah di Era Digital

Setelah pembukaan, sesi pertama dimulai dengan pembahasan mengenai “Strategi Dakwah di Era Digital”. Materi ini disampaikan oleh Dr. Fahmi Hidayat, seorang pakar dakwah digital yang telah berpengalaman dalam mengelola platform dakwah di dunia maya. Muahammad jihad firman memaparkan berbagai teknik dan strategi dakwah yang bisa dilakukan melalui media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan TikTok, untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda.

“Dakwah tidak hanya berlangsung di masjid atau majelis taklim, tetapi kini dapat dilakukan melalui media sosial yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi Da’i dan Daiyah untuk memanfaatkan teknologi secara bijak agar pesan dakwah yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata try salsa, mahasiswa manajemen dakwah.

Dr. Andres Kango juga memberikan tips tentang bagaimana membuat konten dakwah yang menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Ia mengingatkan bahwa, meskipun media digital bisa menjadi sarana yang efektif, penggunaan media tersebut harus selalu diimbangi dengan nilai-nilai agama yang benar dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.

Peran Da’i dan Daiyah dalam Meningkatkan Nilai Keagamaan di Masyarakat

Sesi berikutnya membahas “Peran Da’i dan Daiyah dalam Meningkatkan Nilai Keagamaan di Masyarakat”, yang dipandu oleh Haniyah Rasyid, seorang praktisi dakwah yang telah lama bekerja dalam program-program pemberdayaan masyarakat. Haniyah menjelaskan bahwa sebagai Da’i dan Daiyah, mereka memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk masyarakat yang lebih baik dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan.

“Keberhasilan dakwah tidak hanya diukur dari seberapa sering kita berbicara di hadapan banyak orang, tetapi lebih kepada seberapa besar dampak yang kita berikan kepada kehidupan mereka. Dakwah yang efektif adalah dakwah yang bisa mengubah pola pikir dan tindakan seseorang menjadi lebih baik,” ujar kajur manajemen dakwah

Dalam sesi ini, para peserta diajak untuk memahami pentingnya pendekatan yang humanis dan kontekstual dalam berdakwah. Mereka diberikan pemahaman bahwa dakwah tidak hanya mengajarkan teori agama, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, seperti kemiskinan, ketidakadilan sosial, dan kesenjangan pendidikan.

Sesi Praktik Dakwah: Menyampaikan Pesan dengan Efektif

Setelah mendalami teori dan strategi dakwah, para peserta diberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan mereka dalam sesi praktik. Sesi ini melibatkan peserta untuk menyampaikan ceramah atau presentasi dakwah di hadapan kelompok kecil. Mereka diberikan tema tertentu untuk disampaikan, yang berkaitan dengan isu-isu sosial dan keagamaan yang ada di masyarakat.

Setiap peserta diberi kesempatan untuk berbicara selama beberapa menit, dan kemudian mendapatkan umpan balik dari fasilitator serta peserta lainnya. Beberapa peserta menunjukkan keterampilan berbicara yang sangat baik, sementara yang lainnya diberikan saran untuk memperbaiki cara mereka dalam menyampaikan pesan dakwah, baik dari segi teknik berbicara, bahasa tubuh, maupun penyusunan materi.

“Sesi praktik ini sangat penting karena memberikan pengalaman langsung bagi kami untuk menerapkan apa yang telah dipelajari. Kami jadi lebih percaya diri dan bisa mengetahui area mana yang perlu diperbaiki dalam menyampaikan dakwah,” kata salah seorang peserta, Rina, mahasiswa Fakultas Dakwah.

Pentingnya Sinergi antara Da’i, Daiyah, dan Masyarakat

Salah satu poin yang sangat ditekankan dalam pelatihan ini adalah pentingnya sinergi antara Da’i, Daiyah, dan masyarakat. Dalam dakwah, seorang Da’i atau Daiyah tidak hanya bertindak sebagai penyampai pesan agama, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang harus mampu memahami dan merespons tantangan yang ada.

“Seorang Da’i dan Daiyah harus mampu beradaptasi dengan kondisi masyarakat. Tugas kita bukan hanya untuk mengajarkan agama, tetapi juga memberikan perhatian terhadap masalah sosial yang ada. Ketika kita berhasil memahami kebutuhan masyarakat, dakwah kita akan lebih mudah diterima dan diaplikasikan dalam kehidupan mereka,” ungkap Haniyah dalam sesi diskusi.

Sesi Tanya Jawab dengan Alumni Dakwah

Di penghujung acara, sesi tanya jawab dengan beberapa alumni yang telah terjun di dunia dakwah menjadi momen yang sangat dinantikan. Alumni seperti Adi Pratama, seorang aktivis dakwah, dan Mufidah, seorang pengelola lembaga dakwah, berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan dakwah di lapangan.

“Kami banyak menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakpahaman masyarakat terhadap nilai-nilai agama atau bahkan adanya penolakan terhadap dakwah. Namun, kami selalu berusaha untuk berbicara dengan hati dan pendekatan yang lebih manusiawi. Hal ini sangat membantu dalam mengurangi resistansi masyarakat terhadap dakwah,” ungkap heri, mahasiswa MD

Sesi ini sangat berguna bagi para peserta yang ingin lebih memahami tantangan nyata dalam dakwah di lapangan dan mendapatkan inspirasi serta motivasi untuk terus berkarya.

 

Academic Day (Welcome The New Generation To Family Da’wah Management)

Pada tanggal 10 September 2022, Fakultas  Ushuluddin dan Dakwah Jurusan Manajemen Dakwah dan memperkenalkan mereka lebih dekat dengan nilai-nilai akademik dan sosial yang menjadi dasar pendidikan di fakultas tersebut.

Dengan antusiasme yang tinggi, yang merupakan kesempatan pertama bagi mereka untuk berinteraksi dengan sesama mahasiswa, dosen, serta para alumni yang telah sukses berkarir di bidang dakwah dan manajemen. Tema besar dari acara ini adalah membangun rasa kebersamaan dalam keluarga besar Manajemen Dakwah, sekaligus memberikan bekal yang kuat kepada mahasiswa untuk menghadapi tantangan akademik dan profesional di masa depan.

Pembukaan yang Menginspirasi

Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Dalam sambutannya,  mengungkapkan harapan besar terhadap generasi baru mahasiswa Manajemen Dakwah. “Sebagai mahasiswa Manajemen Dakwah, kalian bukan hanya dituntut untuk menguasai ilmu manajerial, tetapi juga untuk menyebarkan nilai-nilai dakwah yang bermanfaat bagi umat. Kalian adalah agen perubahan yang memiliki tanggung jawab besar untuk menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik,

Pembukaan dilanjutkan dengan sesi pengenalan jurusan yang dipimpin oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dian Adi Perdana menjelaskan kurikulum yang diterapkan di jurusan ini, serta berbagai peluang yang tersedia bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka, baik dalam bidang akademik, sosial, maupun dakwah. “Manajemen Dakwah bukan hanya sekedar jurusan, tapi merupakan wadah untuk melahirkan pemimpin yang siap menghadapi tantangan dakwah di dunia modern,” jelas Dian Adi Perdana

Kegiatan Pengenalan Akademik dan Sosial

Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan pengenalan akademik dan sosial. Mahasiswa baru dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti berbagai workshop yang membahas tentang pengelolaan waktu, teknik presentasi, serta etika dalam dunia dakwah. Selain itu, mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi tentang tantangan yang mereka hadapi dalam memulai perjalanan akademik mereka.

Salah satu sesi yang paling dinanti oleh para peserta adalah “Talkshow Alumni”, yang menghadirkan beberapa alumni Jurusan Manajemen Dakwah yang telah sukses berkarir di berbagai bidang. Para alumni ini berbagi pengalaman tentang perjalanan mereka selama di kampus dan bagaimana ilmu yang mereka dapatkan di Fakultas Dakwah membentuk karir mereka.

Para alumni, seperti Haniyah Rasyid, yang kini bekerja sebagai manajer program di sebuah lembaga dakwah internasional, dan Adi Pratama, seorang konsultan manajemen dakwah, mengungkapkan pentingnya keterampilan manajerial dalam pengelolaan kegiatan dakwah yang efektif. “Sebagai alumni, saya berharap kalian bisa mengambil pelajaran dari pengalaman kami dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk berkembang,” ujar Haniyah dalam sesi tersebut.

Para mahasiswa baru tampak antusias mendengarkan kisah inspiratif ini, dan banyak dari mereka yang langsung terinspirasi untuk mempersiapkan diri lebih baik dalam menjalani perkuliahan dan karier di dunia dakwah

Kegiatan Outdoor dan Membangun Kekerabatan

Salah satu kegiatan yang tak kalah menarik adalah “Outdoor Gathering” yang dilaksanakan di taman universitas. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar mahasiswa baru, senior, dan dosen dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban. Mahasiswa mengikuti berbagai permainan kelompok yang menguji kerjasama dan komunikasi, seperti lomba orientasi dan diskusi kelompok mengenai tema dakwah dan manajemen.

Peserta kegiatan outdoor tampak sangat antusias, dengan banyak mahasiswa yang saling membantu dan bekerja sama untuk menyelesaikan tantangan-tantangan yang diberikan. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas di antara keluarga besar Manajemen Dakwah.

Penutupan yang Penuh Harapan

Acara Academic Day ini diakhiri dengan sambutan penutupan dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan para mahasiswa untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan berperan aktif dalam organisasi dakwah di kampus. “Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa misi dakwah ke seluruh dunia. Jagalah semangat itu dan jangan pernah berhenti untuk belajar dan berkembang,”

Dengan berakhirnya acara Academic Day ini, para mahasiswa baru diharapkan memiliki bekal yang kuat untuk menjalani masa studi mereka di Jurusan Manajemen Dakwah. Tidak hanya dari segi akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter dan keterampilan kepemimpinan yang akan sangat dibutuhkan dalam perjalanan dakwah mereka kelak.

Kesimpulan

Academic Day pada 10 September 2022 ini berhasil menyambut mahasiswa baru dengan penuh semangat dan antusiasme. Dengan berbagai sesi yang berfokus pada pengembangan akademik, sosial, dan dakwah, acara ini memberikan mahasiswa baru kesempatan untuk mengenal lebih dalam dunia Manajemen Dakwah serta memperkenalkan mereka pada keluarga besar fakultas. Dengan dukungan dari dosen, alumni, dan organisasi mahasiswa, para mahasiswa baru siap untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan penuh optimisme dan semangat dakwah.

ASEAN-China Young Leaders’ Programme 2022

We’re calling youth from ten #ASEAN countries and China who are passionate about #internationalaffairs and #diplomacy to take part in our ASEAN-China Young Leaders’ Programme! ✨

You will have the opportunity to participate in:
1. Special AFMAM Plus China 2022
2. 3rd AFMAM TOT Plus China

You can also apply for both if you feel up for it!

‼ Find out more on 

Deadline: 25 September 2022

Istanbul Youth Summit, 6-9 Februari 2023

[Istanbul Youth Summit 2023 EXTENDED REGISTRATION]

THIS IS THE GOOD NEWS FROM US

Istanbul Youth Summit 2023 registration is officially EXTENDED!!!
We still feel the enthusiasm of the young leaders even though our registration has closed

THEREFORE…

We are happy to extend the registration for Istanbul Youth Summit 2023
We hope that more aspiring young leaders will join us
The registration extension phase starts from September 01-10, 2022

Make sure you don’t miss this opportunity.
JOIN US NOW!!!
We are waiting for you in istanbul

CP: 085172201727
Web: https://www.istanbulyouthsummit.com

Beasiswa Riset BAZNAS Tahun 2022

Dibuka!
Beasiswa Riset BAZNAS

Beasiswa Riset BAZNAS adalah program beasiswa dengan memberikan bantuan dana riset tugas akhir untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan perkuliahan, bagi mahasiswa di pendidikan tinggi baik diploma, sarjana dan pascasarjana.

💡Beasiswa Riset BAZNAS memiliki dua kategori
– Kategori Riset Umum
– Kategori Riset Prodi MAZAWA (S1)

💡Fasilitas beasiswa
☘️Kategori umum
S1 – sebesar Rp 4,000,000,-
S2 – sebesar Rp 7,000,000,-
S3 – sebesar Rp 10,000,000,-
Diploma sebesar Rp 4,000,000,-
☘️Kategori prodi MAZAWA
S1 – sebesar Rp 4,000,000,-

💡 Tata cara pendaftaran:
1️⃣ Langkah 1:
Pendaftar mengunduh (download) dan melengkapi formulir pendaftaran sesuai format berkas persyaratan yang dapat diunduh di 

2️⃣ Langkah 2:
Peserta mendaftarkan diri dan mengunggah (upload) berkas pendaftaran di 

⏳Time line
Pendaftaran dibuka hingga 26 September 2022 pukul 08.00 WIB

🔹Yuk, pelajari panduan beasiswa dengan mengunduh Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa di 

Meet To Know Bersama Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah

 

 

Pada tanggal 18 Agustus 2022, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah jurusan Manajemen Dakwah menggelar acara Meet To Know yang diadakan khusus untuk mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa baru kepada lingkungan akademis serta membangun komunikasi yang lebih erat antara dosen, mahasiswa, dan sesama mahasiswa.

Salah satu highlight dari acara ini adalah sesi interaktif yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan kelompok. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk berdiskusi tentang topik-topik yang relevan dengan dunia dakwah, seperti “Peran Manajemen dalam Dakwah Modern” dan “Strategi Pemasaran Dakwah di Era Digital”. Setiap kelompok diberikan waktu untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan seluruh peserta.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam bekerja sama, berpikir kritis, dan menyampaikan ide-ide mereka secara efektif. “Sesi ini sangat membantu kami dalam memahami bagaimana manajemen dakwah bisa diterapkan dalam berbagai konteks. Selain itu, diskusi dengan teman-teman baru membuat saya merasa lebih percaya diri,” kata Arif Madina, mahasiswa Manajemen Dakwah.

Kesimpulan

Acara Meet To Know pada 18 Agustus 2022 menjadi momentum yang sangat penting bagi mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dengan diadakan acara ini, para mahasiswa tidak hanya dapat memperkenalkan diri, tetapi juga memahami lebih dalam tentang ilmu yang mereka pelajari, serta membangun jaringan yang dapat mendukung perkembangan mereka di masa depan. Di samping itu, acara ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan sosial, komunikasi, dan kepemimpinan, yang sangat relevan dalam dunia dakwah.

Harapan ke depannya, acara seperti ini dapat menjadi ajang rutin untuk mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, dan alumni, serta terus memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang Manajemen Dakwah. mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa dalam mengembangkan potensi mereka menjadi pemimpin yang unggul dan berdampak di masyarakat.

Menggapai Mimpi, Berpangalaman ke Luar Negeri “Travel to Inspire, Be Inspiring Through Exploring” yang Menginspirasi Generasi Melalui Perjalanan di Turki

 

 

 

 

Turki, 1-10 Agustus 2022 – Kegiatan TEMASIYLA, yang mengusung tema “Travel to Inspire, Be Inspiring Through Exploring,” berhasil membawa sekelompok peserta untuk menjelajahi kekayaan budaya dan sejarah Turki. Diadakan selama sepuluh hari, mulai dari 1 hingga 10 Agustus 2022, acara ini bertujuan untuk menginspirasi generasi muda dalam melihat dunia melalui perspektif yang lebih luas dan positif.

Kegiatan yang diikuti oleh berbagai peserta dari seluruh dunia ini melibatkan perjalanan ke berbagai destinasi ikonik di Turki, termasuk Istanbul, Cappadocia, dan Pamukkale. Selama perjalanan, peserta tidak hanya menikmati pemandangan yang luar biasa, tetapi juga belajar tentang kebudayaan, sejarah, dan nilai-nilai yang dapat mereka aplikasikan dalam kehidupan mereka sendiri. Delegasi dari Program Studi yakni Mahasiswa berbakat, Samidun Koli asal MD IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Menjadi Inspirasi Melalui Eksplorasi Peserta TEMASIYLA diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan para pemimpin komunitas lokal, seniman, dan tokoh inspiratif dari berbagai latar belakang. Mereka diajak untuk memahami bagaimana eksplorasi dunia dapat mengubah perspektif hidup dan memberikan dampak positif bagi diri mereka sendiri dan orang lain.

Selama kegiatan, berbagai sesi workshop diadakan untuk mendiskusikan topik-topik seperti kepemimpinan, keberagaman, dan bagaimana perjalanan dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif. Para peserta diajak untuk menggali potensi mereka melalui eksplorasi, dengan harapan mereka dapat kembali ke komunitas masing-masing sebagai individu yang lebih terinspirasi dan berpengaruh.

Keindahan Alam dan Budaya Turki, Selama 10 hari, peserta diajak mengunjungi sejumlah lokasi wisata terkemuka, seperti Hagia Sophia, Blue Mosque, dan Topkapi Palace di Istanbul, serta menikmati keindahan alam Pamukkale yang terkenal dengan kolam air panas alami yang menakjubkan. Di Cappadocia, peserta berkesempatan untuk melihat lanskap menakjubkan dari atas balon udara, sambil mengenal lebih dekat budaya lokal yang kaya.

Selain mengunjungi tempat-tempat ikonik, peserta TEMASIYLA juga mengunjungi desa-desa kecil untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal. Ini memberikan pengalaman langsung tentang kehidupan masyarakat setempat dan bagaimana mereka menjaga tradisi mereka sembari beradaptasi dengan dunia modern.

Transformasi Diri Melalui Pengalaman, Selama acara, banyak peserta yang menyatakan bahwa TEMASIYLA memberikan dampak yang luar biasa terhadap cara pandang mereka terhadap dunia. Tidak hanya tentang belajar sejarah dan budaya, tetapi juga tentang bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka merasa lebih terinspirasi untuk menjadikan eksplorasi sebagai cara untuk belajar lebih banyak tentang diri mereka sendiri dan dunia sekitar mereka.

“Perjalanan ini bukan hanya tentang melihat tempat-tempat baru, tetapi juga tentang bagaimana saya bisa menginspirasi orang lain dengan pengalaman yang saya dapatkan. Saya pulang dengan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya keberagaman dan bagaimana kita bisa menjadi agen perubahan di lingkungan kita,” ujar Samidun Koli.

Meninggalkan Warisan untuk Masa Depan, TEMASIYLA bukan hanya sekadar perjalanan wisata, tetapi juga sebuah platform untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas. Di akhir kegiatan, peserta diajak untuk berkolaborasi dalam proyek sosial yang akan mereka lanjutkan di negara asal mereka. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberi pengalaman pribadi yang berharga, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat global.

MD Vacation: Solidaritas Tanpa Batas

2 Juli 2022 – MD Vacation, sebuah organisasi yang dikenal dengan semangat solidaritasnya, kembali melaksanakan kegiatan sosial yang bertajuk “Solidaritas Tanpa Batas.” Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah mereka beroperasi, serta mempererat hubungan antaranggota melalui kolaborasi yang bermanfaat. Pada kesempatan kali ini, berbagai kegiatan telah digelar dengan semangat kekeluargaan, gotong royong, dan tentu saja, berbagi kebaikan.MD Vacation merupakan sebuah organisasi yang bergerak di sektor pariwisata dan juga dikenal atas dedikasinya dalam kegiatan sosial yang bermanfaat. Organisasi ini memiliki visi yang kuat untuk mendukung dan memperkuat solidaritas masyarakat, tidak hanya di level lokal, tetapi juga di lingkup yang lebih luas. Dalam rangka memperingati 1 Juli 2022, MD Vacation menggelar acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Solidaritas Tanpa Batas”. Tema ini menggambarkan semangat dan tekad untuk menghilangkan segala batasan yang ada, baik itu batasan sosial, ekonomi, maupun budaya. Melalui tema ini, MD Vacation ingin menunjukkan bahwa solidaritas tidak mengenal perbedaan. Semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain.Pada hari tersebut, sejumlah kegiatan sosial digelar oleh MD Vacation yang melibatkan anggota komunitas serta masyarakat sekitar. Beberapa kegiatan yang menjadi sorotan adalah sebagai berikut:

1. Pembagian Sembako dan Kebutuhan Pokok

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak oleh kondisi ekonomi, MD Vacation mengadakan pembagian sembako gratis di beberapa titik strategis di wilayah sekitar. Sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan lain yang diperlukan oleh masyarakat.Pembagian sembako ini disambut antusias oleh warga sekitar. Banyak dari mereka yang merasa terbantu, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin berat. MD Vacation memastikan bahwa bantuan ini sampai kepada keluarga-keluarga yang benar-benar membutuhkan, sehingga manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan.

2. Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan

MD Vacation juga menyelenggarakan sesi pelatihan untuk masyarakat, dengan tujuan memberikan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Pelatihan ini melibatkan berbagai topik, mulai dari keterampilan kerajinan tangan, pelatihan kewirausahaan, hingga pelatihan dalam bidang digital marketing yang dapat memperluas akses pasar bagi produk lokal.Para peserta pelatihan diberikan pembekalan materi oleh para ahli dan praktisi di bidangnya. Mereka juga diberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan mentor dan mendapatkan tips-tips praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh keterampilan yang berguna untuk meningkatkan pendapatan mereka.

3. Kegiatan Lingkungan dan Gotong Royong

Solidaritas Tanpa Batas juga diwujudkan melalui kegiatan gotong royong yang dilakukan oleh seluruh peserta. Salah satu kegiatan utama adalah bersih-bersih lingkungan di sekitar wilayah kegiatan, termasuk penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan.Seluruh anggota MD Vacation, bersama dengan masyarakat setempat, bergotong royong membersihkan sampah di beberapa lokasi umum dan kawasan pemukiman. Mereka juga melakukan penanaman pohon untuk mendukung upaya penghijauan dan pelestarian alam. Kegiatan ini menjadi salah satu cara MD Vacation untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan keberlanjutan alam.

4. Donasi untuk Anak Yatim dan Lansia

Selain kegiatan yang lebih bersifat fisik, MD Vacation juga menggelar acara yang lebih personal, yaitu pemberian donasi untuk anak-anak yatim dan lansia. Program ini dilaksanakan di beberapa panti asuhan dan rumah lansia di sekitar lokasi kegiatan. Donasi yang diberikan berupa uang tunai, pakaian, serta kebutuhan lainnya yang dapat mendukung kesejahteraan mereka.Dengan adanya kegiatan ini, MD Vacation berharap dapat memberi sedikit kebahagiaan dan rasa perhatian kepada mereka yang mungkin jarang merasakan sentuhan kasih sayang. Ini juga menjadi bentuk perhatian MD Vacation terhadap kelompok masyarakat yang rentan dan membutuhkan dukungan ekstra.Kegiatan MD Vacation pada 1 Juli 2022 yang bertajuk Solidaritas Tanpa Batas ini berhasil menyatukan banyak orang dalam semangat kebersamaan dan saling membantu. Semua yang terlibat dalam kegiatan ini telah menunjukkan bahwa dengan adanya solidaritas, kita bisa saling mengangkat dan memberi harapan kepada sesama.Harapan ke depan adalah agar kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga meluas ke berbagai wilayah lainnya. Dengan semangat solidaritas yang tidak mengenal batas, MD Vacation berharap dapat terus berkontribusi untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli, harmonis, dan sejahtera.MD Vacation meyakini bahwa sebuah perubahan besar dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan bersama-sama. Melalui kegiatan ini, mereka ingin menumbuhkan kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan dunia yang lebih baik. Solidaritas bukanlah sekadar kata-kata, tetapi sebuah tindakan nyata yang dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan banyak orang.Dengan adanya kegiatan ini, MD Vacation berharap agar masyarakat lebih tergerak untuk saling membantu, berbagi, dan bekerja sama demi kebaikan bersama. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berkontribusi dalam menciptakan dunia yang penuh dengan kebaikan dan kasih sayang tanpa batas.Kegiatan “Solidaritas Tanpa Batas” ini adalah salah satu contoh nyata dari bagaimana sebuah komunitas atau organisasi bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. MD Vacation berharap kegiatan serupa bisa lebih sering diadakan, membawa manfaat lebih luas, dan menjadi teladan bagi banyak pihak yang ingin berbuat baik untuk sesama.  

Seminar Nasional & Workshop: Strategi Pengembangan Soft Skill & Literasi Digital Era 5.0

Pada 25 Juni 2022, Manajemen Dakwah menggelar Seminar Nasional dan Workshop bertema “Strategi Pengembangan Soft Skill & Literasi Digital di Era 5.0” di Aula Kampus. Acara ini dihadiri oleh peserta yang terdiri dari mahasiswa. yang membahas pentingnya pengembangan soft skill dan literasi digital untuk menghadapi tantangan di era teknologi yang terus berkembang. Peserta juga mengikuti workshop yang mengasah keterampilan praktis dalam dunia digital. Acara ini dapat mempersiapkan peserta untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman dan meningkatkan daya saing di dunia kerja. (humas)