Kajian Pancasila: Membentuk Pendidikan Karakter Bangsa Melalui Proses Pendidikan Keislaman di Era Revolusi 5.0

1 Juni 2023, sebuah acara yang penuh makna digelar di Taman Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan tema “Pancasila dalam Membentuk Pendidikan Karakter Bangsa Melalui Proses Pendidikan Keislaman di Era Revolusi 5.0”. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dan dihadiri oleh mahasiswa  jurusan manajemen dakwah. Kegiatan dimulai pukul 15.30 WIB dengan memperkenalkan pentingnya tema kajian dalam konteks perkembangan zaman.

Kajian ini menghadirkan pembicara utama yang merupakan pakar di bidangnya. Abdul Hamid Y. Mou memaparkan bagaimana integrasi nilai-nilai Pancasila dengan pendidikan Islam dapat menciptakan generasi yang berkarakter kuat. “Nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sejatinya sudah ada dalam ajaran Islam. Tantangannya adalah bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam sistem pendidikan modern, khususnya di era Revolusi 5.0 yang penuh dengan teknologi dan tantangan global,” jelas Pemateri Nurul.

Setelah pembicara menyampaikan materi, sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan pendapat mereka terkait tema yang dibahas. Diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat. Banyak  yang mengungkapkan apresiasi terhadap tema yang diangkat, karena dianggap sangat relevan dengan kondisi saat ini. Beberapa peserta juga menyampaikan bahwa acara ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana Pancasila dan Islam dapat berjalan beriringan dalam membentuk karakter bangsa.

Salah satu poin utama yang menjadi sorotan dalam kajian ini adalah tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan di era Revolusi 5.0. Era ini ditandai dengan integrasi teknologi canggih dan kecerdasan buatan dalam kehidupan manusia, yang membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek, termasuk pendidikan. Kajian Pancasila ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya sinergi antara nilai-nilai Pancasila dan pendidikan Islam dalam membangun karakter bangsa. Di tengah tantangan era Revolusi 5.0, kajian ini mengingatkan bahwa teknologi hanya alat, sedangkan nilai-nilai luhur tetap menjadi landasan utama dalam membentuk generasi penerus. (humas)

 

 

Mendorong Semangat Mahasiswa Abroad, Jurusan Manajemen Dakwah Kerjasama Adakan International Webinar dengan Taiwan

Rabu (31/05/2023)| Abroad merupakan cita-cita banyak insan di Indonesia. Tepat momentum menjelang awal tahun ajaran baru, Jurusan Manajemen Dakwah melebarkan sayap kebaikan dengan menyebarkan ilmu pengetahuan secara Internasional. Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo menggaet dua organisasi Internasional yakni PPI NDHU (Perhimpunan Pelajar Indonesia National Dong Hwa University Taiwan) dan FORMMIT (Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan) Wilayah Timur serta satu lembaga Nasional yakni Program Studi Manajemen Dakwah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo mengadakan kegiatan level Internasional yaitu International Diaspora Webinar on Da’wah Management 2023 dengan tema “Globalizing Da’wah Management: Culture of Study Abroad, Muslim Life, and Daily Worship” yang diiringi dengan penandatanganan kerjasama antar lembaga secara virtual. Kegiatan yang diadakan pada Rabu, 31 Mei 2023, Jam 09.30 WITA/08.30 WIB ini merupakan langkah penting untuk pengembangan kapasitas dan kompetensi para mahasiswa Manajemen Dakwah serta membuka wawasan luas bahwa menimba ilmu bukan hanya di area lokal, wilayah, nasional saja, akan tetapi secara Internasional.

Pada forum ini menghadiri empat pemateri yang luar biasa, mereka adalah Bayu Mitra A. Kusuma, M.AP., M.Pol.Sc. Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia National Dong Hwa University (PPI NDHU) Taiwan, Fajar Rizki Widiatmoko, M.Sc. Gubernur Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT) wilayah Timur, Ihsan Rahmat, MPA. (Kaprodi Manajemen Dakwah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu), Dian Adi Perdana, M.M. (Kajur Manajemen Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo), yang dimoderatori oleh Adhayani Mentari Paramata, MSM. yang kini merupakan salah satu Dosen di Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut MoU antara Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dengan PPI NDHU Taiwan dan FORMMIT Wilayah Timur. Manajemen dakwah bukanlah hal yang sempit, akan tetapi luas cakupannya, salah satunya memiliki peluang besar studi di luar negeri dengan tujuan Taiwan, jadikan motivasi diri untuk selalu maju di masa depan bagi seluruh mahasiswa MD, pesan tersebut yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Dr. Andries Kango, M.Ag. yang sekaligus membuka kegiatan ini dengan khidmat.

Bayu Mitra A. Kusuma menyampaikan Taiwan salah satu tujuan pendidikan yang baik bagi anak-anak muda Indonesia, Biaya hidup relatif murah di Taiwan baik makan 60-80 NTD dan living cost yang murah sekali, selain itu pemerintah Taiwan memberikan pembelajaran bahasa mandarin secara gratis dengan kualitas pendidik/tutor yang mumpuni, serta para mahasiswa Indonesia/luar negeri yang sedang studi di Taiwan dimudahkan dengan tersedianya pekerjaan part time, apalagi dengan upah yang cukup besar bagi seorang mahasiswa di sini. Berkaitan dengan culture shock pasti ada, hal yang mesti dilakukan ialah bergaul dengan sesama Indonesia dan orang-orang lokal serta mempelajari budaya dan adaptasi lingkungan lokal.

Pemateri kedua, Fajar Rizki Widiatmoko menyebutkan bahwa ilmu tidak harus dilakukan pada satu tempat saja, akan tetapi harus dicari juga dari tempat lain. Ada sebuah nasihat “jika sebuah uang senilai 100 ribu dimasukkan ke lumpur, dibasuh air, maka nilainya tetap sama 100 ribu”, artinya jadilah seseorang yang memiliki value, apapun ujian yg kita hadapi, tentu pasti akan menjadikan kita menjadi orang yang berharga. Dari nasihat tersebut, setiap pemuda berhak untuk menjadi manusia yang berhasil dan berharga, berhak studi di luar negeri salah satunya di Taiwan. Berkaitan hal tersebut, kehidupan bagi muslim di negeri ini termasuk ramah dan sudah cukup banyak muslim serta masjid atau mushola di negeri ini.

Studi kemasjidan nasional dan internasional dikupas tuntas oleh pemateri ketiga, Ihsan Rahmat menyampaikan ketertarikan orang luar negeri terhadap kajian-kajian kemasjidan sungguh luar biasa dari pada orang lokal Indonesia, ini membuktikan bahwa Negara Islam atau Negara pemeluk islam terbesar tidak menjamin kajian kemasjidan berkembang dengan baik. Disampaikan pula bahwa jika mengkaji tentang kemasjidan, kajilah hal terkecil dari kemasjidan, bukan hanya manajemennya saja, karena kajian-kajian manajemen kemasjidan belum tentu cocok atau sesuai keinginan masyarakat internasional, yeng lebih penting lagi adalah memperbaiki metodologi penelitian tentang kemasjidan untuk menghasilkan yang optimal.

Pada sesi akhir kegiatan ini, Bahasan Mindset: Learning and Achievement diulas oleh pemateri terakhir, Dian Adi Perdana, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah. Goals, Respons, Efforts dan Strategies menjadi kunci dalam mencapai mindset positif dalam hidup kita. Suatu keberhasilan yang kita peroleh saat ini, disesuaikan dengan seberapa besar usaha kita. Ketika kita mengembangkan otak atau pikiran kita, maka akan lahir syaraf baru yang menjadi jalan keluar atau solusi bagi setiap permasalahan yang timbul dalam hidup kita. “There is Will, There is Way”, ketika ada keinginan dalam hidup kita, pasti akan ada jalannya. Jadi, jangan pernah menyerah dalam menjalani setiap napas yang kita miliki untuk mengarungi perjalanan hidup ini. (humasmd)

Mendulang Ibrah dari Kisah Perjalanan Imam Syafi’i Rohimahullah: Kajian Keagamaan yang Menginspirasi

Pada Senin, 29 Mei 2023, suasana di Aula Masjid Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo begitu hidup dan penuh semangat. Mahasiswa Manajemen Dakwah berkumpul untuk mengikuti kajian keagamaan yang mengangkat tema “Mendulang Ibrah dari Kisah Perjalanan Imam Syafi’i Rohimahullah”. Acara ini diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah.

Pembicara utama dalam kajian ini adalah M. Reza Camaru, S.Pd.I. Beliau memulai dengan kisah masa kecil Imam Syafi’i, yang lahir di Gaza, Palestina, pada tahun 767 M. Kehidupan Imam Syafi’i penuh dengan perjuangan. Ayahnya meninggal ketika ia masih kecil, sehingga ibunya berperan besar dalam mendidiknya. Meskipun hidup dalam kemiskinan, semangat Imam Syafi’i untuk menuntut ilmu tidak pernah surut. “Beliau telah hafal Al-Qur’an sejak usia 7 tahun dan hafal kitab Al-Muwatha karya Imam Malik di usia 10 tahun. Ini adalah bukti bahwa ilmu tidak mengenal batas usia atau kondisi sosial,” ujar M. Reza Camaru, S.Pd.I.

Selama sesi kajian, pemateri menyoroti beberapa pelajaran penting dari perjalanan Imam Syafi’i. Salah satunya adalah bagaimana Imam Syafi’i selalu menjunjung tinggi adab dalam menuntut ilmu. Beliau dikenal sangat menghormati gurunya, bahkan pernah mengatakan bahwa beliau tidak pernah berani membuka kitab di depan Imam Malik karena rasa hormatnya yang begitu besar. Selain itu, kajian ini juga mengungkap bagaimana Imam Syafi’i memainkan peran besar dalam perkembangan ilmu fiqih. Dengan metode istinbat hukum yang sistematis, beliau berhasil menyusun mazhab Syafi’i yang hingga kini diikuti oleh jutaan umat Muslim di berbagai belahan dunia.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pak M.Reza Camaru, S.Pd.I. Suasana haru terasa ketika para peserta mengamini doa yang dipanjatkan, memohon keberkahan dan kemudahan dalam meneladani perjuangan Imam Syafi’i. Kajian keagamaan ini tidak hanya memberikan wawasan sejarah tentang salah satu tokoh besar Islam, tetapi juga menjadi momen refleksi spiritual. Perjalanan hidup Imam Syafi’i mengingatkan kita bahwa kesulitan hidup bukanlah penghalang untuk mencapai puncak prestasi, melainkan justru menjadi pendorong untuk terus berjuang.

Bagi para peserta, acara ini memberikan motivasi baru untuk memperbaiki diri, meningkatkan keilmuan, dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Semangat dan keteladanan Imam Syafi’i, sebagaimana yang disampaikan dalam kajian ini, diharapkan dapat terus hidup di hati umat Islam. (humas)

Diskusi Publik (Pemilu 2024,Bagaimana Mahasiswa Memilah dan Memilih?)

Pada 19 Mei 2023, Diskusi Publik bertajuk “Pemilu 2024: Bagaimana Mahasiswa Memilah dan Memilih?” sukses digelar di kelas manajemen dakwah . Kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah ini dihadiri oleh mahasiswa. Dengan tema yang relevan, diskusi ini bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa sebagai pemilih pemula untuk lebih kritis dan bijak dalam menggunakan hak pilih pada Pemilu 2024.

Acara dimulai pukul 15.30 WIB dengan pembukaan oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya partisipasi mahasiswa sebagai agen perubahan. “Sebagai generasi muda, kita memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Melalui diskusi ini, kami berharap mahasiswa dapat lebih memahami pentingnya memilah informasi dan memilih calon pemimpin secara bijaksana,” ungkapnya.

Diskusi menghadirkan dua narasumber: Pak Hendra Yasin S.IP.,M.A, dan Pak Ahmad Randi, keduanya memberikan pandangan yang mendalam mengenai tantangan dan peluang dalam Pemilu 2024, khususnya terkait partisipasi mahasiswa. Setelah pemaparan dari pemateri, sesi tanya jawab dibuka. Mahasiswa dengan antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara melawan politik uang hingga peran media sosial dalam membentuk opini publik.  Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Moderator, Bakhtiar Akub, berhasil menjaga alur diskusi dengan baik dan memberikan ruang bagi peserta untuk aktif berpartisipasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik awal untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam Pemilu 2024. Dengan berakhirnya Diskusi Publik ini, mahasiswa diharapkan lebih siap dan bijak dalam memilah informasi serta memilih calon pemimpin yang tepat. Semoga semangat demokrasi yang telah ditanamkan melalui kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi Pemilu 2024 dan masa depan bangsa. (humas)

Penyampaian Pendampingan BTHQ

Assalamu‘ alaikum Wr.Wb.
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan pendampingan BTHQ (Baca, Tulis, dan Hafal Al-Qur’an) gelombang I-V bagi mahasiswa angkatan 2021 oleh tim Tutor Sebaya tahun 2023, maka dengan ini kami memohon bantuan dari pimpinan fakultas untuk dapat membantu menginformaskan kepada masing-masing mahasiswa yang tertera namanya dalam daftar lampiran untuk mengikuti pendampingan BTHQ.

Adapun mahasiswa angkatan 2019 ke bawah yang belum pernah ikut pendampingan sama sekali atau sudah pernah tetapi belum ada kompetensi yang lulus maka diharapkan untuk mendaftar melalui link https://forms.gle/2bVTpehp5hv8g1CT8 google form yang disediakan oleh panitia agar namanya dimasukkan ke gelombang 1 dan 2.

Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb

Safari Ramadhan 2023: Berdakwah Dini Melalui TPQ Ramadhan

27 Maret – 14 April 2023 Kegiatan Safari Ramadhan 2023 dengan tema “Berdakwah Dini Melalui TPQ Ramadhan” sukses digelar. Kegiatan ini berlangsung di Masjid An-Nur, Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango . Dengan mengusung semangat pembinaan generasi muda, Safari Ramadhan ini bertujuan memperkenalkan nilai-nilai Islam sejak dini melalui pembelajaran Al-Qur’an, akhlak, dan ibadah. Acara ini diinisiasi oleh Jurusan Manajemen Dakwah dan Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah. dari anak usia 5 hingga 12 tahun berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Safari Ramadhan ini terdiri dari berbagai program menarik yang dirancang untuk anak-anak, seperti belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an, kuis Islami, serta pelatihan praktik ibadah, termasuk wudhu dan shalat. Salah satu momen berkesan adalah, di mana anak-anak diajak untuk berdiskusi tentang pentingnya kejujuran dan kebaikan hati dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi tersebut diselingi dengan contoh-contoh kisah inspiratif dari para nabi, sehingga anak-anak tampak antusias mendengarkan.

Selain pembelajaran, Safari Ramadhan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara anak-anak. Selama kegiatan, diadakan buka puasa bersama di setiap yang diikuti oleh seluruh peserta dan keluarga mereka. Acara ini menjadi momen istimewa yang memperkuat hubungan sosial dan ukhuwah Islamiyah.

“Anak-anak terlihat sangat bahagia bisa berbuka puasa bersama teman-temannya. Ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka,” ujar Pak Ahmad, salah satu orang tua peserta.

Kegiatan Safari Ramadhan 2023 mendapat respons positif dari berbagai pihak. Anak-anak sangat antusias mengikuti rangkaian acara, sementara orang tua mengapresiasi upaya panitia dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat selama bulan suci.

Safari Ramadhan 2023 ditutup dengan acara puncak yang berlangsung pada 14 April 2023 di Masjid An-Nur. Acara ini dihadiri oleh para peserta,  pengajar, serta tokoh masyarakat. Dalam penutupan ini, panitia memberikan penghargaan kepada anak-anak, Suasana haru terasa saat anak-anak menyampaikan kesan dan pesan mereka selama mengikuti Safari Ramadhan.

Safari Ramadhan 2023 menjadi bukti nyata bahwa upaya membangun generasi muda yang religius harus dimulai sejak dini. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pembelajaran agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan kebersamaan.

Panitia berharap Safari Ramadhan dapat terus menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak anak-anak. Dengan semangat Ramadhan, kegiatan ini telah membawa berkah dan inspirasi bagi seluruh peserta dan masyarakat. Semoga upaya dakwah dini ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas di masa depan. (humas)

 

Safari Ramadhan Manajemen Dakwah, Ajang Menebar Kebaikan Selama Ramadhan

Jum’at (14/04/2023)| Ramadhan merupakan bulan mulia yang selalu dinanti-nanti setiap umat muslim, bahkan kedatangannya pun disambut juga oleh umat agama lain. Tepat momentum Ramadhan tahun ini Jurusan Manajemen Dakwah melanjutkan estafet kebaikan dengan menyebarkan ilmu pengetahuan dan saling berbagi. Jurusan Manajemen Dakwah menyelenggarakan Safari Ramadhan dengan tema “Berdakwah Dini Melalui TPQ Ramadhan”.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut MoU antara Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dengan Badan Takmirul Masjid An-Nur Bone Bolango. Jurusan Manajemen Dakwah mendelagasikan 30 mahasiswa sebagai tim pengajar dengan jadwal yang telah tersusun selama kegiatan berlangsung. mengimplementasikan MoU ini dalam program Pengabdian kepada Masyarakat berupa Safari Ramadhan. Kegiatan yang telah berjalan ketiga kalinya ini, di tahun ini Safari Ramadhan diadakan selama 3 pekan sejak 27 Maret s/d 14 April 2023 di Masjid An-Nur Kelurahan Tumbihe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.

Safari Ramadhan kali ini dihadiri 15 anak didik dari area sekitar masjid dengan berbagai usia 5-13 tahun. Drs. H. Adam Tadu, M.Pd.I. menyampaikan “kami pengurus masjid bangga dan bahagia atas diselenggarakannya safari Ramadhan yang telah berjalan tiga tahun terakhir di Masjid An-Nur yang sebagai tuan rumah kegiatan tersebut, kegiatan yang berupaya menjadikan putra-putri daerah yang mempelajari, membaca dan memahami Al-Qur’an sejalan dengan tujuan didirikannya masjid ini sejak tahun 90an”, ujarnya yang sekaligus sebagai Ketua BTM An-Nur. egiatan yang dimulai jam 15.00 dengan shalat ashar berjama’ah, dilanjutkan kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an, berbuka bersama, shalat magrib berjama’at, tadarus, shalat isya berjama’ah, kultum dan diakhiri dengan shalat tarawih berjama’ah selama kegiatan bergulir.

Pada sesi akhir kegiatan ini, Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dian Adi Perdana, S.Sos.I., M.M., menyampaikan “Bulan Ramadhan bukan sekedar menunaikan ibadah puasa, akan tetapi banyak kegiatan bermanfaat yang dapat dilakukan untuk melengkapi ibadah ini, seperti mengajar mengaji dan berbagi yang tentunya setiap kebaikan yang dilakukan akan mendapatkan pahala akan dilipatgandakan”, ucapnya. Kegiatan ini resmi ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama PkM Safari Ramadhan 2023 sekaligus penyerahan Al-Qur’an dan sertifikat kepada anak didik dan BTM An-Nur Bone Bolango. (humasmd)

Silaturahmi Mahasiswa Manajemen Dakwah Dirangkaikan dengan Buka Bersama

Pada 9 April 2023, mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah menyelenggarakan kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama. Kegiatan ini bertempat kelas manajemen dakwah dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan alumni. kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah di kalangan mahasiswa serta memperkokoh semangat berdakwah.

Acara dimulai pada pukul 15.30 WIB dengan sesi diskusi dan sharing pengalaman dari para alumni. Setelah sesi diskusi, acara dilanjutkan dengan permainan kelompok yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar mahasiswa. Permainan seperti kuis Islami membuat suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan.

Dalam momen buka puasa bersama ini, hadir juga Ketua Program Studi Manajemen Dakwah Bapak Dian Adi Perdana S.Sos.I.,M.M., yang memberikan sambutannya. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat rasa kekeluargaan di antara kita. Silaturahmi seperti ini penting untuk menjaga semangat kebersamaan,” ujarnya.  Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari para dosen dan alumni Program Studi Manajemen Dakwah. Beberapa dosen turut hadir dan berbagi nasihat kepada mahasiswa. “Kalian adalah generasi penerus . Jadikan kegiatan seperti ini sebagai motivasi untuk terus berbuat baik dan menebarkan manfaat bagi orang orang,” pesan salah satu alumni.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh seluruh peserta, panitia, dosen, dan alumni. Suasana ceria dan kehangatan terpancar dari senyum para peserta yang merasa puas dengan keseluruhan rangkaian acara. Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa Manajemen Dakwah telah menunjukkan bahwa silaturahmi dan kebersamaan adalah fondasi penting dalam menjalankan misi dakwah. Semoga semangat ini terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (humas)

 

GERMAS (Gerakan Mahasiswa Hidup Sehat)

Pada 19 Maret 2023, kegiatan GERMAS (Gerakan Mahasiswa Hidup Sehat) melibatkan Himpunan mahasiswa jurusan manajemen dakwah. Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat di kalangan generasi muda.

Rangkaian kegiatan meliputi jalan sehat bersama, pungut sampah sepanjang rute jalan sehat, dan terakhir bersih bersih masjid. Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, “Kegiatan ini memotivasi kami untuk memulai hidup sehat,” ungkap salah satu mahasiswa. GERMAS 2023 diharapkan membawa dampak positif bagi gaya hidup generasi muda. (humas)