1 Juni 2023, sebuah acara yang penuh makna digelar di Taman Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan tema “Pancasila dalam Membentuk Pendidikan Karakter Bangsa Melalui Proses Pendidikan Keislaman di Era Revolusi 5.0”. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dan dihadiri oleh mahasiswa  jurusan manajemen dakwah. Kegiatan dimulai pukul 15.30 WIB dengan memperkenalkan pentingnya tema kajian dalam konteks perkembangan zaman.

Kajian ini menghadirkan pembicara utama yang merupakan pakar di bidangnya. Abdul Hamid Y. Mou memaparkan bagaimana integrasi nilai-nilai Pancasila dengan pendidikan Islam dapat menciptakan generasi yang berkarakter kuat. “Nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sejatinya sudah ada dalam ajaran Islam. Tantangannya adalah bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam sistem pendidikan modern, khususnya di era Revolusi 5.0 yang penuh dengan teknologi dan tantangan global,” jelas Pemateri Nurul.

Setelah pembicara menyampaikan materi, sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan pendapat mereka terkait tema yang dibahas. Diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat. Banyak  yang mengungkapkan apresiasi terhadap tema yang diangkat, karena dianggap sangat relevan dengan kondisi saat ini. Beberapa peserta juga menyampaikan bahwa acara ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana Pancasila dan Islam dapat berjalan beriringan dalam membentuk karakter bangsa.

Salah satu poin utama yang menjadi sorotan dalam kajian ini adalah tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan di era Revolusi 5.0. Era ini ditandai dengan integrasi teknologi canggih dan kecerdasan buatan dalam kehidupan manusia, yang membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek, termasuk pendidikan. Kajian Pancasila ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya sinergi antara nilai-nilai Pancasila dan pendidikan Islam dalam membangun karakter bangsa. Di tengah tantangan era Revolusi 5.0, kajian ini mengingatkan bahwa teknologi hanya alat, sedangkan nilai-nilai luhur tetap menjadi landasan utama dalam membentuk generasi penerus. (humas)

 

 

Kajian Pancasila: Membentuk Pendidikan Karakter Bangsa Melalui Proses Pendidikan Keislaman di Era Revolusi 5.0

You May Also Like