Mahasiswa Manajemen Dakwah Tingkatkan Kompetensi Bahasa Asing Melalui Pelatihan TOEFL dan TOAFL

Gorontalo — Sejumlah mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah mengikuti kegiatan Training and Testing TOEFL & TOAFL yang dilaksanakan di laboratorium bahasa kampus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing mahasiswa, khususnya bahasa Inggris dan bahasa Arab, sebagai bekal dalam dunia akademik maupun profesional.

Pelatihan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh mahasiswa Manajemen Dakwah. Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pembinaan serta simulasi tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language) guna mengasah kemampuan mendengar, membaca, dan memahami bahasa asing secara lebih mendalam.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya mahasiswa, terutama di era globalisasi yang menuntut kemampuan komunikasi lintas bahasa. Selain itu, penguasaan bahasa asing juga dinilai sangat penting bagi mahasiswa Manajemen Dakwah dalam menunjang aktivitas dakwah, penelitian, hingga pengembangan wawasan keislaman di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu mahasiswa Manajemen Dakwah, Zenet Mohammad, mengungkapkan rasa senang dan antusiasnya setelah mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan TOEFL dan TOAFL memberikan pengalaman baru sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan diri.

Saya merasa sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini karena dapat menambah pengetahuan dan melatih kemampuan bahasa asing kami. Kegiatan ini juga membuat saya lebih termotivasi untuk belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab dengan lebih serius,” ujar Zenet.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan akademik dan dunia kerja di masa mendatang.

Suasana pelatihan berlangsung tertib dan kondusif. Para peserta terlihat fokus mengikuti setiap sesi yang diberikan, mulai dari latihan soal hingga simulasi ujian berbasis komputer. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Manajemen Dakwah semakin percaya diri dan memiliki kompetensi bahasa asing yang mampu mendukung prestasi akademik maupun pengembangan karier mereka di masa depan.