Berbagi Takjil “HMJ Manajemen Dakwah” 2024: Kuatkan Ukhuwwah dengan Takjil Penuh Berkah Bersama HMJ MD dalam Berbagi di Bulan Suci Ramadhan

 

Gorontalo, 24 Maret 2024 – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi waktu yang penuh berkah bagi umat Islam. Selain sebagai bulan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah, bulan ini juga menjadi waktu yang sangat tepat untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama. Sebagai bagian dari upaya mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo mengadakan kegiatan sosial berbagi takjil pada tanggal 24 Maret 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan mahasiswa dan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi mereka yang membutuhkan selama bulan Ramadhan.

Dengan tema “Kuatkan Ukhuwwah dengan Takjil Penuh Berkah”, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengajarkan para mahasiswa pentingnya berbagi dan kepedulian sosial. Tidak hanya sekedar berbagi takjil, kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih para mahasiswa dalam hal kepemimpinan, manajemen, dan pengorganisasian dakwah sosial. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih aktif berperan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Tujuan Kegiatan Berbagi Takjil

Kegiatan berbagi takjil yang dilaksanakan oleh HMJ Manajemen Dakwah ini memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan antara sesama umat Islam dan meningkatkan semangat berbagi dalam bulan Ramadhan. Selain itu, tujuan spesifik yang ingin dicapai antara lain:

  1. Mempererat Ukhuwwah Islamiyah
    Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, khususnya Jurusan Manajemen Dakwah. Dengan berbagi takjil kepada sesama, baik itu kepada mahasiswa, dosen, maupun masyarakat sekitar, diharapkan tercipta hubungan yang lebih harmonis dan solid. Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk memperlihatkan bahwa Ramadhan adalah waktu untuk saling mendukung dan menjaga persaudaraan.
  2. Menumbuhkan Rasa Kepedulian Sosial
    Kegiatan berbagi takjil ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, mahasiswa diharapkan dapat menyadari pentingnya berbagi dengan sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Takjil yang dibagikan menjadi simbol perhatian terhadap orang lain, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.
  3. Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa dalam Pengorganisasian Dakwah
    Sebagai bagian dari program dakwah, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan dalam mengorganisir acara sosial. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat belajar bagaimana menyusun dan melaksanakan sebuah program dakwah yang melibatkan masyarakat luas. Hal ini sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya ahli dalam teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmunya dalam kehidupan nyata.
  4. Mengajak Masyarakat untuk Berbagi Kebahagiaan
    Tidak hanya terbatas pada mahasiswa, kegiatan berbagi takjil ini juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan berbagi di bulan Ramadhan. Semangat berbagi ini diharapkan dapat menular kepada masyarakat sekitar, sehingga tercipta suasana Ramadhan yang penuh kebahagiaan dan kebaikan.

Pelaksanaan Kegiatan Berbagi Takjil

Kegiatan berbagi takjil yang diadakan oleh HMJ Manajemen Dakwah ini dimulai pada pukul 17.00 WITA, yang merupakan waktu menjelang berbuka puasa. Berbagai persiapan dilakukan sejak pagi hari, di antaranya adalah penggalangan dana untuk membeli takjil, pengemasan takjil, dan penentuan titik-titik distribusi yang strategis. Takjil yang dibagikan terdiri dari berbagai macam makanan ringan yang biasa disantap saat berbuka puasa, seperti kurma, kolak pisang, es buah, nasi kotak, dan jus.

Para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini dibagi dalam beberapa kelompok, masing-masing bertugas di titik distribusi yang telah ditentukan. Beberapa titik yang menjadi lokasi distribusi takjil di antaranya adalah sekitar kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, beberapa masjid di sekitar kampus, dan pusat keramaian lainnya di Kota Gorontalo.

Tak hanya mahasiswa, dosen-dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, serta masyarakat umum, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai relawan yang membantu proses distribusi takjil. Semangat kebersamaan terlihat jelas dalam kegiatan ini, dengan berbagai pihak yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.

Sambutan Positif dari Masyarakat dan Mahasiswa

Kegiatan berbagi takjil ini mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat dan mahasiswa. Salah satu warga yang menerima takjil di depan kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo menyampaikan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada adik-adik mahasiswa yang sudah berbagi takjil. Semoga apa yang mereka lakukan menjadi amal jariyah yang berkah, dan kita semua diberikan kebahagiaan di bulan Ramadhan ini,” ungkap Bapak Rahmat, seorang pengendara yang sedang menunggu waktu berbuka.

Selain itu, para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini juga mengungkapkan kebahagiaan mereka. Siti Nur, seorang mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah, mengaku merasa senang bisa berpartisipasi dalam acara ini. “Saya merasa sangat terharu dan senang bisa berbagi dengan orang lain, terutama di bulan Ramadhan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi orang lain, tetapi juga bagi kami yang terlibat dalam penyelenggaraannya. Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya,” ujar Siti.

Ketua HMJ Manajemen Dakwah, Faisal, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan berbagi takjil ini. “Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar berkat kerjasama yang baik antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat, baik bagi penerima takjil maupun bagi kami yang terlibat dalam pengorganisasinya. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh semua pihak,” kata Faisal.

Dampak Positif Kegiatan

Kegiatan berbagi takjil ini memberikan dampak positif yang sangat besar, tidak hanya bagi penerima takjil, tetapi juga bagi para mahasiswa yang terlibat. Beberapa dampak positif dari kegiatan ini antara lain:

  1. Meningkatnya Kepedulian Sosial Mahasiswa
    Melalui kegiatan ini, para mahasiswa yang terlibat semakin menyadari pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama. Mereka juga belajar bagaimana menyusun dan melaksanakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam mengembangkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap orang lain.
  2. Mempererat Ukhuwwah Islamiyah di Kalangan Mahasiswa
    Kegiatan berbagi takjil juga berhasil mempererat tali persaudaraan di antara mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, khususnya jurusan Manajemen Dakwah. Para mahasiswa bekerja sama dalam suasana yang penuh kekeluargaan, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan saling mendukung. Hal ini diharapkan dapat berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial lainnya di masa depan.
  3. Memberikan Dampak Positif bagi Masyarakat
    Bagi masyarakat yang menerima takjil, kegiatan ini memberikan kebahagiaan dan keringanan, terutama bagi mereka yang tidak sempat mempersiapkan takjil saat berbuka puasa. Bagi mereka yang kurang mampu, berbagi takjil ini menjadi bentuk perhatian dari sesama umat Islam yang saling membantu dalam bulan yang penuh berkah.
  4. Menguatkan Spirit Berbagi dalam Bulan Ramadhan
    Melalui kegiatan berbagi takjil ini, diharapkan spirit berbagi di bulan Ramadhan semakin menguat, tidak hanya di kalangan mahasiswa, tetapi juga di masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan amal kebaikan, berbagi kebahagiaan, dan membantu sesama.

Harapan di Masa Depan

Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, bahkan berkembang menjadi kegiatan sosial yang lebih besar lagi. Selain itu, HMJ Manajemen Dakwah juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menginspirasi organisasi-organisasi mahasiswa lainnya untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial masyarakat, terutama pada bulan Ramadhan.

Kedepannya, kegiatan ini dapat dilaksanakan tidak hanya terbatas pada pembagian takjil, tetapi juga melibatkan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti penyuluhan agama, penggalangan dana untuk anak-anak yatim, atau kegiatan-kegiatan yang lebih berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

Penutupan

Kegiatan berbagi takjil yang dilaksanakan oleh HMJ Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo pada tanggal 24 Maret 2024 berhasil mencapai tujuannya, yaitu mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya belajar tentang manajemen acara, tetapi juga memahami pentingnya berbagi dengan sesama dalam bulan suci Ramadhan.

Semoga kegiatan berbagi takjil ini dapat menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan oleh seluruh elemen masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter mahasiswa, dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan semangat berbagi dan persaudaraan, kita berharap Ramadhan ini menjadi bulan yang penuh berkah bagi kita semua.

 

BBM “Bersih-bersih Masjid” oleh Jurusan Manajemen Dakwah: Aksi Nyata dalam Menjaga Kebersihan Rumah Ibadah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pada hari Sabtu, 9 Maret 2024, Jurusan Manajemen Dakwah  menggelar kegiatan sosial bertajuk “BBM: Bersih-bersih Masjid”. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas, yang terletak di lingkungan kampus, dan diikuti oleh lebih dari seratus mahasiswa, dosen, serta pengurus masjid. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga siang hari ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kebersihan rumah ibadah serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap pemeliharaan fasilitas publik, khususnya masjid sebagai tempat ibadah umat Muslim.

Kegiatan BBM (Bersih-bersih Masjid) ini memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap kebersihan dan pemeliharaan rumah ibadah. Dalam ajaran Islam, kebersihan adalah bagian dari iman, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa “Kebersihan adalah sebagian dari iman”. Dengan memahami pentingnya kebersihan, mahasiswa diharapkan dapat membawa nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di kampus, tetapi juga dalam masyarakat luas.

Kedua, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai aspek manajerial dalam pengelolaan rumah ibadah. Jurusan Manajemen Dakwah tidak hanya mengajarkan tentang aspek keagamaan dalam dakwah, tetapi juga bagaimana mengelola tempat ibadah, kegiatan dakwah, serta berbagai aktivitas sosial yang mendukung pengelolaan tempat ibadah tersebut. Kegiatan bersih-bersih ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan mahasiswa kepada pentingnya keterampilan manajerial dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan keagamaan.

Kegiatan BBM “Bersih-bersih Masjid” dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan briefing dan pembagian tugas. Setiap kelompok mahasiswa dibagi ke dalam beberapa bagian masjid yang berbeda, termasuk ruang salat utama, halaman masjid, area wudhu, serta ruang taklim dan perpustakaan masjid. Setiap kelompok mahasiswa dilengkapi dengan peralatan pembersih, seperti sapu, pel, ember, lap, serta bahan pembersih lainnya. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong, dengan masing-masing kelompok mahasiswa bertanggung jawab atas kebersihan area yang telah ditentukan.

Kegiatan dimulai dengan membersihkan ruang salat utama. Mahasiswa membersihkan lantai masjid dengan menyapu dan mengepel, serta membersihkan karpet yang terdapat di ruang salat utama. Hal ini penting mengingat masjid adalah tempat ibadah yang digunakan oleh banyak orang setiap harinya, dan kenyamanan serta kebersihannya menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh jamaah yang akan melaksanakan ibadah. Setelah itu, mahasiswa bergerak menuju area wudhu untuk membersihkan area tersebut agar tetap nyaman dan higienis digunakan oleh jamaah sebelum melaksanakan salat.

Tak hanya itu, para mahasiswa juga membersihkan bagian luar masjid, termasuk halaman dan taman di sekitar masjid. Pembersihan ini sangat penting agar masjid tetap terlihat rapi dan asri, serta dapat memberikan kesan yang baik bagi siapa saja yang berkunjung. Beberapa mahasiswa juga bertugas untuk membersihkan area perpustakaan masjid yang digunakan sebagai tempat belajar dan berdiskusi oleh jamaah.

Kegiatan BBM ini juga mengedukasi peserta mengenai makna kebersihan dalam perspektif Islam. Dalam Islam, kebersihan tidak hanya sebatas kebersihan fisik, tetapi juga mencakup kebersihan hati dan pikiran. Hal ini menjadi landasan utama dalam ajaran agama yang mengharuskan umat Islam untuk menjaga kebersihan dalam segala aspek kehidupan mereka, baik secara lahiriah maupun batiniah. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa tempat ibadah, seperti masjid, harus dijaga kebersihannya agar dapat memberikan kenyamanan dan kedamaian dalam beribadah.

Ustadz Abdul Rauf, Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan yang digelar oleh mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah ini. “Masjid adalah rumah Allah yang harus dijaga kebersihannya. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang. Oleh karena itu, kebersihan masjid sangatlah penting. Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang telah melakukan kegiatan bersih-bersih ini,” ujar Ustadz Abdul Rauf.

Lebih lanjut, beliau menambahkan, “Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan masjid di lingkungan mereka masing-masing.”

Sosialisasi Jurusan Manajemen Dakwah

 

Pada 5 Februari s/d 1 Maret 2024 jurusan manajemen dakwah melakukan sosialisasi diberbagai sekolah. mahasiswa dan dosen disebar di beberapa daerah  mulai dari Gorontalo, Kabupaten Banggai, kabupaten banggai kepulauan, sulteng. hal itu dilakukan untuk bagaimana mencari kuantitas yang dan SDM yang di jurusan manajemen dakwah.

Sosialisasi ini juga menghadirkan sejumlah alumni yang berbagi pengalaman dan perjalanan karier mereka setelah lulus dari program studi Manajemen Dakwah. Salah satunya, Arif madina, yang kini sebagai media dakwah di sebuah lembaga sosial, mengungkapkan, “Ilmu yang saya peroleh selama kuliah sangat berguna dalam pekerjaan saya. Saya belajar bagaimana mengelola kampanye dakwah menggunakan platform digital, yang kini menjadi alat penting dalam menyebarkan pesan agama.”

Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengetahui lebih dalam tentang kurikulum, fasilitas, serta peluang karier yang bisa didapatkan setelah lulus dari jurusan ini. Para peserta sangat antusias, mengajukan berbagai pertanyaan seputar bagaimana jurusan ini bisa mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dakwah di era yang semakin terhubung secara digital.

Program studi Manajemen Dakwah ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya ahli dalam hal dakwah, tetapi juga dapat berperan aktif dalam manajemen organisasi dakwah, penyuluhan, dan pengelolaan konten digital yang mendukung penyebaran Islam yang moderat dan progresif.

Dengan meningkatnya kebutuhan akan profesional di bidang dakwah yang paham teknologi dan komunikasi modern, jurusan ini dipandang sebagai pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin berkarir di bidang agama sambil berkontribusi dalam mengelola dakwah di dunia yang semakin terhubung.

sosial yang dilakukan dikabupaten banggai kepulauan bekerja sama dengan salah satu komunitas pendidikan yang ada disana yaitu BFY atau Bangkep Forwath Youth. sosial tersebut berhasil menyentuh 11 sekolah sekolah menengah atas yang di kabupaten Banggai Kepulauan.

Sosialisasi Manajemen Dakwah Di MAN 1 Kota Gorontalo

12 Februari 2024, Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Gorontalo mengadakan kegiatan sosialisasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan program studi Manajemen Dakwah kepada siswa-siswi tingkat akhir sekaligus memberikan wawasan tentang pentingnya manajemen dalam aktivitas dakwah modern.

Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda tentang peran penting manajemen dalam kegiatan dakwah. Dalam era globalisasi, dakwah tidak lagi hanya mengandalkan kemampuan retorika, tetapi juga memerlukan keterampilan manajemen yang baik untuk menjangkau masyarakat secara efektif. Oleh karena itu, Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo berinisiatif untuk memperkenalkan program studi mereka kepada siswa MAN 1 Kota Gorontalo sebagai bagian dari upaya mencetak generasi da’i yang kompeten dan progresif.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WITA di aula MAN 1 Kota Gorontalo dengan dihadiri oleh lebih dari 150 siswa kelas XII serta sejumlah guru dan staf madrasah.

Sesi utama sosialisasi dipandu oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah IAIN Gorontalo, Bapak Dian Adi Perdana, S.Sos.I., M.M, yang memberikan paparan tentang visi, misi, dan kurikulum program studi.

“Manajemen Dakwah bukan hanya tentang menyampaikan pesan agama, tetapi juga tentang bagaimana merancang, mengorganisasi, dan mengevaluasi kegiatan dakwah agar lebih efektif dan tepat sasaran. Program studi ini dirancang untuk melahirkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan dakwah di era digital,” jelas Dian Adi Perdana.(humas)

Kegiatan Study Tour 2024: Corporate Visit

24 hingga 27 Januari 2024, mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Indonesia (FEB UIN) melaksanakan kegiatan Study Tour dengan tema “Corporate Visit: Membangun Sinergi Antara Pendidikan dan Dunia Industri”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa kepada dunia kerja profesional dan memberikan wawasan tentang praktik manajemen di perusahaan-perusahaan terkemuka.

Study Tour dimulai pada 24 Januari 2024 dengan keberangkatan dari kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo menuju Manado, tempat berlangsungnya Corporate Visit. Para peserta terdiri dari mahasiswa semester 4, didampingi oleh dosen pembimbing dan panitia pelaksana.

Setibanya di Manado, kunjungan pertama dilakukan ke IDX Sulut. salah satu perusahaan  di manado. Para mahasiswa disambut hangat oleh timIDX Sulut  yang memberikan presentasi tentang sejarah, visi-misi, dan strategi bisnis perusahaan. Kegiatan hari pertama ditutup dengan makan malam bersama di salah satu restoran lokal sebelum para peserta kembali ke penginapan.

Pada hari kedua, 25 Januari 2024, kunjungan difokuskan pada perusahaan OJK yang bergerak di bidang keuangan.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan beberapa narasumber yang bekerja di perusahhan tersebut. Diskusi tersebut memberikan motivasi dan wawasan praktis tentang transisi dari dunia kampus ke dunia kerja.

Hari terakhir, para peserta melaksanakan sesi refleksi bersama mengunjungi danau Linow. Dipimpin oleh dosen pembimbing, mahasiswa diminta untuk menyampaikan kesan, pesan, dan pembelajaran yang mereka dapatkan selama kegiatan Study Tour.

Beberapa mahasiswa mengungkapkan rasa terima kasih karena mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana teori yang mereka pelajari di kelas diaplikasikan di dunia nyata. Banyak juga yang merasa lebih termotivasi untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Study Tour 2024 dengan tema Corporate Visit ini berhasil memberikan manfaat besar bagi para mahasiswa. Melalui kunjungan ke berbagai perusahaan. Dengan pengalaman yang mereka peroleh selama empat hari, diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan pembelajaran tersebut dalam perkuliahan dan mempersiapkan diri untuk menjadi profesional yang kompeten dan berintegritas. Kegiatan seperti ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. (humas)

 

MUSHIM 6 (regenerasi Kepemimpinan Dalam Upaya Pembentukan Organisasi dan Kepengurusan HMJ-MD Yang Berintegritas, Inovatif, dan Profesional)

7 Januari 2024 — Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ-MD) kembali mengadakan Musyawarah Himpunan Mahasiswa (MUSHIM) ke-6. Dengan tema “Regenerasi Kepemimpinan Dalam Upaya Pembentukan Organisasi dan Kepengurusan HMJ-MD Yang Berintegritas, Inovatif, dan Profesional,” kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi yang terus berupaya mencetak generasi pemimpin berkualitas.

Acara yang diselenggarakan di AULA FUD ini dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan resmi oleh Ketua Jurusan Manajemen Dakwah, Dian Adi Perdana, S.Sos.I., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam organisasi mahasiswa. “MUSHIM bukan hanya sekadar agenda formal, tetapi juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan integritas, inovasi, dan profesionalisme,” ujar Pak Dian.

Kegiatan MUSHIM 6 ini berlangsung sepanjang hari dengan beberapa agenda utama yang melibatkan seluruh anggota HMJ-MD. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan Sebelumnya Kepengurusan HMJ-MD periode 2023 memaparkan laporan kegiatan selama satu tahun terakhir. Laporan ini mencakup pencapaian program kerja, kendala yang dihadapi, serta evaluasi untuk perbaikan ke depan.Pembahasan AD/ART Salah satu agenda penting adalah revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HMJ-MD untuk memastikan aturan organisasi tetap relevan dengan kebutuhan zaman.Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua HMJ-MD Periode 2024 Pemilihan dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat yang mencerminkan budaya demokrasi. Beberapa kandidat yang diusung adalah mahasiswa dengan rekam jejak kepemimpinan yang baik serta kontribusi aktif dalam kegiatan organisasi.

Setelah melalui proses pemilihan yang ketat, terpilihlah Tri Salsa Inadjo sebagai Ketua HMJ-MD periode 2024, didampingi oleh Frisilya Hulinggato sebagai Wakil Ketua.

“Kami bertekad untuk menjadikan HMJ-MD sebagai organisasi yang tidak hanya aktif di lingkungan kampus, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Dengan integritas, inovasi, dan profesionalisme, kami siap menghadapi tantangan ke depan,” ujar Tri Salsa.

Sementara itu, Frisilya menekankan pentingnya kolaborasi. “Kepemimpinan bukan hanya tentang pemimpin, tetapi juga tentang kebersamaan seluruh anggota. Mari kita bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama,” tambahnya.

Kegiatan MUSHIM 6 ditutup dengan sesi refleksi dan doa bersama pada pukul 23.00 WIB. Ketua panitia,

MUSHIM 6 menjadi bukti nyata bahwa regenerasi kepemimpinan adalah hal yang esensial dalam organisasi mahasiswa. Dengan tema yang mengusung nilai-nilai integritas, inovasi, dan profesionalisme, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak pemimpin-pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan di masa depan. Kepengurusan baru HMJ-MD diharapkan mampu membawa organisasi ini semakin maju, tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di masyarakat luas. (humas)

MD Day 2023 (Solidariti Celebration: Embracing Diversity, Strengthening Bonds”Perayaan Solidaritas: Merangkul Keberagaman, Memperkuat Ikatan”)

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ-MD) kembali mencatat sejarah dengan sukses menyelenggarakan MD Day 2023 pada 23 Desember 2023. Dengan tema besar “Solidarity Celebration: Embracing Diversity, Strengthening Bonds” atau “Perayaan Solidaritas: Merangkul Keberagaman, Memperkuat Ikatan”, acara ini dirancang sebagai puncak kegiatan tahunan yang menggabungkan elemen kebudayaan, edukasi, dan hiburan dalam suasana penuh kebersamaan.

Bertempat di aula utama kampus, MD Day 2023 menghadirkan rangkaian acara yang melibatkan mahasiswa dari berbagai angkatan, alumni, dosen. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antargenerasi dalam jurusan, merayakan keberagaman, dan memperkuat solidaritas sebagai satu keluarga besar.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 pagi dengan pembukaan yang dihadiri oleh Ketua HMJ-MD, dosen, dan perwakilan fakultas. Dalam sambutannya, Ketua HMJ-MD menekankan pentingnya solidaritas dalam keberagaman, yang menjadi inti dari tema MD Day 2023.

“Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, namun perbedaan itulah yang membuat kita kuat. MD Day adalah wujud nyata bagaimana keberagaman bisa menjadi kekuatan dalam membangun solidaritas,” ungkap Ketua HMJ-MD dengan penuh semangat.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan peluncuran lampion sebagai simbol harapan untuk terus menjaga solidaritas di masa mendatang. MD Day 2023 bukan sekadar perayaan, tetapi juga refleksi tentang pentingnya keberagaman dalam membangun solidaritas. Melalui berbagai kegiatan yang dirancang, peserta diajak untuk merenungkan bagaimana perbedaan dapat menjadi kekuatan, bukan penghalang. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempererat hubungan mereka, tidak hanya sebagai rekan sejurusan, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling mendukung. Dengan tema “Embracing Diversity, Strengthening Bonds”, MD Day 2023 berhasil menunjukkan bahwa keberagaman adalah anugerah yang harus dirayakan dengan semangat kebersamaan.

Dengan keberhasilan MD Day 2023, HMJ-MD berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa di masa mendatang, dengan harapan dapat terus mempererat hubungan antaranggota jurusan dan menciptakan lingkungan kampus yang harmonis. MD Day tahun ini menjadi bukti bahwa keberagaman adalah kekuatan, dan solidaritas adalah fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Semoga semangat ini terus menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Manajemen Dakwah dan masyarakat luas. (humas)

MD Fun Futsal : Ajang Kebersamaan dan Sportivitas di Kalangan Mahasiswa Manajemen Dakwah

Dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus meningkatkan semangat sportivitas di kalangan mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ-MD) sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk MD Fun Futsal 2023 pada 24 November 2023. Bertempat di lapangan ts futsal, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana rekreasi yang memperkuat solidaritas di antara mahasiswa jurusan.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai angkatan. Selain mempererat hubungan antaranggota, kegiatan ini juga dirancang untuk mengasah jiwa kompetitif yang sehat, menjunjung nilai-nilai fair play, dan menciptakan suasana kebersamaan yang menyenangkan. Kegiatan dimulai pada pukul 18.00 malam. Turnamen futsal ini diikuti oleh tim yang mewakili berbagai angkatan dan kelompok dalam jurusan Manajemen Dakwah.

Selain pemain, para penonton yang terdiri dari mahasiswa jurusan Manajemen Dakwah juga memberikan energi positif sepanjang acara. yel-yel, dan alat musik sederhana untuk mendukung tim favorit mereka. Suasana menjadi semakin meriah dengan sorakan dan tepuk tangan yang tak henti-hentinya mengiringi setiap pertandingan.

MD Fun Futsal 2023 tidak hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan di antara mahasiswa jurusan Manajemen Dakwah. Melalui kegiatan ini, peserta belajar tentang pentingnya kerja sama, komunikasi, dan sportivitas dalam menghadapi tantangan, baik di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan. Dengan adanya MD Fun Futsal 2023, mahasiswa tidak hanya merasa lebih dekat satu sama lain, tetapi juga termotivasi untuk terus menjunjung nilai-nilai positif dalam setiap aktivitas mereka.

HMJ-MD berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang, dengan harapan dapat memperkuat hubungan antaranggota sekaligus menciptakan suasana kampus yang lebih harmonis dan penuh semangat. Semoga MD Fun Futsal 2023 menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan lain yang mengedepankan nilai kebersamaan dan sportivitas. (humas)

MD Campground (One Team, One Dream)

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ-MD) sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk MD Campground 2023: One Team, One Dream pada 11–12 November 2023. Kegiatan ini bertempat di Kaisomaru , di sebuah bumi perkemahan yang terletak tidak jauh dari kota.

Dengan mengusung tema besar “One Team, One Dream,” acara ini bertujuan untuk mempererat solidaritas antaranggota, membangun kerja sama, dan menanamkan semangat tim dalam mencapai tujuan bersama. Kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas yang memadukan konsep edukasi, petualangan, dan rekreasi, sehingga menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para peserta.

Kegiatan dimulai pada pagi hari tanggal 11 November 2023, di mana para peserta berkumpul di kampus untuk melakukan perjalanan bersama menuju lokasi perkemahan. Dengan membawa perlengkapan pribadi dan semangat yang menggebu, peserta berangkat menggunakan bus yang telah disiapkan panitia.

Setibanya di lokasi, peserta disambut dengan pemandangan alam yang indah serta suasana yang sejuk dan menenangkan. Setelah istirahat sejenak, acara dibuka secara resmi oleh Ketua HMJ-MD, yang menyampaikan sambutan penuh semangat.

“MD Campground ini bukan hanya tentang kegiatan luar ruangan, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kekompakan sebagai satu tim. Karena hanya dengan kerja sama, mimpi besar kita sebagai mahasiswa dan calon pemimpin bisa terwujud,” ujar Ketua HMJ-MD.

Setelah pembukaan, peserta diajak untuk mendirikan tenda secara berkelompok. Kegiatan ini menjadi momen awal yang memperlihatkan kerja sama dan koordinasi yang baik di antara anggota tim. Dalam waktu singkat, tenda-tenda berdiri dengan rapi, dan suasana perkemahan mulai terasa hidup.

Sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan permainan tim seperti trust games dan team-building activities. Permainan ini mengajarkan pentingnya komunikasi, strategi, dan saling percaya dalam mencapai tujuan bersama.

Menjelang malam, suasana menjadi lebih hangat dengan digelarnya Campfire Night. Dalam acara ini, peserta berkumpul di sekitar api unggun untuk menikmati suasana malam di alam terbuka. Acara ini diisi dengan berbagai penampilan kreatif dari peserta, seperti  musik akustik, dan permainan interaktif.

Setelah sarapan, kegiatan dilanjutkan dengan outdoor adventure games, seperti treasure hunt dan lomba memasak antar kelompok. Treasure hunt menjadi salah satu kegiatan yang paling dinikmati, karena selain mengasah kerja sama, permainan ini juga menguji kemampuan peserta dalam memecahkan teka-teki dan berpikir strategis.

Menjelang sore, acara MD Campground diakhiri dengan upacara penutupan yang penuh haru. Ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Terima kasih untuk kebersamaan yang luar biasa selama dua hari ini. Semoga semangat yang kita bangun di sini terus hidup dalam setiap aktivitas kita, baik di kampus maupun di luar,” ujarnya.

Sebagai simbol kebersamaan, seluruh peserta dan panitia melakukan sesi foto bersama dengan latar belakang alam yang memukau. Selain itu, peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai penghargaan atas partisipasi mereka dalam kegiatan ini.

MD Campground 2023 bukan sekadar kegiatan luar ruangan, tetapi juga perjalanan emosional dan intelektual bagi setiap peserta. Melalui tema “One Team, One Dream,” kegiatan ini berhasil menanamkan nilai-nilai solidaritas, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah dalam diri peserta.

Berbagai aktivitas yang dirancang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kerja sama dan komunikasi dalam mencapai tujuan bersama. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar anggota HMJ-MD, sekaligus membangun rasa saling percaya dan tanggung jawab sebagai satu keluarga besar.

Dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun, diharapkan para peserta dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sehari-hari, baik di kampus, organisasi, maupu. MD Campground 2023 membuktikan bahwa dengan kerja sama dan visi yang sama, setiap impian besar dapat diwujudkan bersama.

HMJ-MD berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang, sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga solid, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam setiap langkah menuju kesuksesan. (humas)

Diklat 1 HMJ-MD (Membangun Jiwa Kepemimpinan Yang Tegas, Bertanggung Jawab, Berkarakter, dan Loyal Dalam Berorganisasi)

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah (HMJ-MD) sukses menyelenggarakan kegiatan Diklat 1 HMJ-MD pada tanggal 3 hingga 5 November 2023. Dengan tema besar, “Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Tegas, Bertanggung Jawab, Berkarakter, dan Loyal dalam Berorganisasi,” acara ini menjadi ajang pembekalan yang penuh inspirasi bagi para mahasiswa anggota baru maupun anggota aktif himpunan.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari penuh di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Kampus, yang menghadirkan suasana edukatif, produktif, dan penuh semangat kebersamaan. Peserta tidak hanya mendapatkan ilmu tentang kepemimpinan, tetapi juga praktik langsung untuk mengasah keterampilan mereka dalam mengelola organisasi dan menyelesaikan tantangan dalam dunia nyata.

Hari pertama kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh  Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan dan beberapa alumni yang telah sukses berkiprah di bidang kepemimpinan. Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa diklat ini dirancang untuk membangun pemimpin masa depan yang tidak hanya memiliki wawasan luas, tetapi juga berkarakter kuat.

“Seorang pemimpin sejati bukan hanya tentang bagaimana ia memimpin, tetapi juga bagaimana ia bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang diambil. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali potensi kepemimpinan dalam diri mereka,” ujar Ketua Himpunan dengan penuh optimisme.

Memasuki hari kedua, suasana semakin dinamis dengan beragam kegiatan yang dirancang untuk melatih karakter dan loyalitas dalam berorganisasi. Dalam sesi ini, peserta diajarkan bagaimana menjadi pemimpin yang mampu mengambil keputusan dengan tegas namun tetap mempertimbangkan aspek keadilan dan keberimbangan.

Setelah sesi teori, peserta diajak mengikuti kegiatan outdoor training berupa simulasi kepemimpinan. Dalam kegiatan ini, mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyelesaikan serangkaian tantangan yang membutuhkan kerja sama, komunikasi, dan kepemimpinan yang efektif. Selain itu, hari kedua juga diisi dengan sesi refleksi tentang “Loyalitas dalam Organisasi.” Peserta diajak untuk memahami arti loyalitas yang sesungguhnya, yaitu kesetiaan terhadap nilai-nilai organisasi tanpa mengabaikan integritas pribadi.

Hari terakhir menjadi puncak kegiatan Diklat 1 HMJ-MD. peserta diajarkan bagaimana mengelola konflik secara konstruktif dan mengambil keputusan yang efektif dalam situasi yang penuh tekanan. Mereka juga diajak untuk mempraktikkan simulasi penyelesaian konflik melalui role play, yang memberikan pengalaman nyata tentang dinamika dalam organisasi.

Diklat 1 HMJ-MD diakhiri dengan sesi penutupan yang penuh haru dan kebersamaan. Ketua HMJ-MD memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia atas dedikasi mereka selama kegiatan berlangsung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar para peserta dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat kepemimpinan yang tegas, bertanggung jawab, berkarakter, dan loyal dalam setiap aspek kehidupan mereka.

“Kalian adalah pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan positif, tidak hanya dalam organisasi ini tetapi juga di masyarakat. Jadilah pemimpin yang tidak hanya dihormati karena kekuasaan, tetapi karena integritas dan komitmen kalian terhadap kebaikan,” ujarnya.

Acara diakhiri dengan doa bersama,  Tidak lupa, sesi foto bersama menjadi momen yang ditunggu-tunggu, mengabadikan kenangan indah selama diklat berlangsung.

Diklat 1 HMJ-MD 2023 telah berhasil menjadi wadah pembentukan jiwa kepemimpinan bagi para peserta. Melalui berbagai materi, pelatihan, dan simulasi yang diberikan, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan baru tetapi juga pengalaman berharga untuk diterapkan dalam kehidupan mereka. Dengan semangat yang telah ditanamkan selama tiga hari, diharapkan para peserta mampu menjadi pemimpin yang tegas, bertanggung jawab, berkarakter, dan loyal dalam berorganisasi maupun bermasyarakat. Acara ini menjadi bukti bahwa proses pembelajaran kepemimpinan tidak hanya tentang teori, tetapi juga tentang pengalaman nyata yang membentuk pribadi unggul dan berintegritas. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang untuk mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu membawa perubahan positif di lingkungan mereka. (humas)