Mahasiswa Manajemen Dakwah Ikuti Bimbingan Teknis Pendamping Proses Produk Halal

Gorontalo – Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo turut berpartisipasi dalam kegiatan Pengembangan Kapasitas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang diselenggarakan oleh Halal Center IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Halal Center IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Bank Indonesia, serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya mahasiswa, dalam mendukung implementasi program sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan teknis terkait mekanisme pendampingan proses sertifikasi halal, mulai dari pemahaman regulasi hingga tata cara pendampingan pelaku usaha dalam memenuhi standar kehalalan produk.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo. Hadir secara langsung Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program penguatan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan-kegiatan berbasis kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Turut hadir pula Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Sahmin I. Madina, S.Sos., M.Si, yang terus mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai program pengembangan kapasitas dan pengabdian kepada masyarakat

Dari Program Studi Manajemen Dakwah, kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari Sekretaris Jurusan Manajemen Dakwah, Ibu Adhayani Mentari, S.E., M.S.M. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kompetensi mahasiswa agar mampu berkontribusi secara nyata dalam pembangunan ekonomi umat, khususnya melalui pengembangan industri halal yang saat ini menjadi salah satu sektor prioritas nasional.
Dalam sambutannya, para narasumber menegaskan bahwa keberadaan Pendamping Proses Produk Halal memiliki peran penting dalam membantu percepatan sertifikasi halal bagi UMKM. Oleh karena itu, mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan edukasi, pendampingan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dalam mewujudkan ekosistem halal yang semakin kuat dan berdaya saing.

Partisipasi mahasiswa Manajemen Dakwah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen program studi dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga memiliki nilai praktis yang dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat. Selain memperluas wawasan mengenai industri halal, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, pendampingan, serta penguatan jejaring dengan berbagai stakeholder, baik dari unsur pemerintah, lembaga keuangan, maupun pelaku usaha.
Melalui kegiatan Bimbingan Teknis Pendamping Proses Produk Halal ini, diharapkan lahir para pendamping halal yang kompeten, profesional, dan mampu mendukung percepatan program sertifikasi halal di Provinsi Gorontalo. Keikutsertaan mahasiswa Manajemen Dakwah menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang siap berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman.